Burung kutilang merupakan salah satu burung kicau yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Kelebihan burung ini yaitu mampu menirukan suara kicauan burung lain dalam waktu singkat.

Selain itu, merawat burung ini tidaklah susah. Hal tersebut merupakan alasan utama burung kutilang disukai masyarakat.

Burung pengicau ini berasal dari suku Pycnonotidae. Habitat burung kutilang tersebar dibeberapa negara termasuk kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, burung kutilang tersebar dipulau Sumatra, Jawa , Bali hingga Kalimantan.

Burung ini terbang hingga 1600 meter diatas permukaan laut. Tempat yang disukai burung ini yaitu kawasan kebun, tepi jalan, semak belukar hingga sering kali kita menemukan burung kutilang pada halaman rumah (mungkin rumah Admin saja hehe).

Taukah Anda bahwa burung kutilang ini memiliki banyak jenisnya? Yuk, simak informasi berikut sebagai referensi Anda sebelum memutuskan jenis burung kutilang mana yang mau Anda pelihara!

11 Jenis Burung Kutilang

1. Burung Kutilang Emas

Kutilang Emas Merupakan burung yang tersebar diwilayah asia termasuk India, China dan merata di Asia Tenggara termasuk disemenanjung Malaysia dan Indonesia.

Burung jenis ini bisa ditemukan dikawasan hutan hujan, namun daerah yang begitu disenangi yaitu ujung hutan.

Pada bagian tubuhnya, bagian atas burung berwarna hijau zaitun sedangkan bagian bawahnya kuning terang. Iris mata pada burung kutilang berwarna putih dan sangat tegas.

Masyarakat berpendapat suara burung kutilang emas ini mononton dan membosankan, padahal sebenarnya burung tilang jenis ini memiliki suara kristal nan merdu. Bahkan, jika dipelihara sejak anakan, kutilang emas bisa meniru suara burung jenis lainnya atau bisa dimaster dengan suara kicauan baik dari mp3 atau suara burung aslinya.

Anda dapat membedakan antara burung kutilang emas jantan dan betina dengan melihat bagian bawah paruhnya. Pada burung kutilang emas jantan, terdapat warna merah yang sangat mencolok dibandingkan dengan burung kutilang emas betina yang nyaris tak terlihat sama sekali.

Makanan utama burung kutilang ialah buah buahan seperti pisang dan papaya atau serangga seperti ulat hongkong, jangkrik ataupun belalang. Untuk menambah keaktifannya, anda bisa memberikannya kroto.

Harga beli yang terjangkau dan pemeliharaan yang murah dan mudah menjadikan burung ini sangat digemari oleh masyarakat untuk dipelihara.

2. Burung Kutilang Sutra

Jenis burung kutilang selanjutnya yaitu kutilang sutra. Kutilang sutra tersebar di wilayah daratan Sumatra, Kalimatan dan Jawa.

Kutilang sutra ini sangat suka tinggal didaerah perbukitan, gunung dan dataran tinggi lainnya yang banyak pepohonan ataupun hutan.

Walaupun dianggap memiliki suara yang monoton, namun kutilang sutra sangat bagus bila dijadikan sebagai bahan memaster burung kicau lainnya seperti kenari, murai batu, kacer, cucak ijo dan lain sebagainya.

Untuk urusan makanan, kutilang sutra biasa memakan berbagai jenis buah-buahan dan juga makan serangga-serangga kecil.

3. Kutilang Jambul

Sering disebut Red Whiskered Bulbul, jenis burung kutilang ini berasal dari Thailand dan pernah meramaikan pasar burung karena memiliki jambul kecil dan warna bulu yang cukup cerah.

Kepopulerannya tidak berlangsung lama karena adanya larangan import akibat flu burung.

Burung kutilang yang memiliki sebutan lain merah jambul ini memiliki panjang tubuh rata-rata 20cm.

Sesuai dengan namanya, burung kutilang jambul ini memiliki jambul berwarna hitam diatas kepalanya sehingga terlihat gagah dan paling keren diantara keluarga besar pyconotidae.

Selain itu, ciri khusus dari burung ini terdapat bulu warna merah dekat tenggorokan dan bulu putih dibagian dada.

Habitat kutilang jenis ini biasanya dipinggir hutan, taman kota sampai kebun dekat pemukiman penduduk. Tak heran jika kita bisa menemukan dengan mudah burung ini bertengger dikabel listrik.

Kutilang jambul biasa hidup soliter dan kadang berpasangan.

4. Burung Kutilang Kapas

Burung kutilang jenis ini memiliki bulu dikepala berwarna hitam. Namun, dari leher hingga bagian dada dan perut berwarna putih, halus dan lembut.

Tak heran jika burung ini disebut burung kutilang kapas.

Burung jenis ini memiliki ukuran yang lebih besar daripada jenis burung kutilang emas.

Sama seperti jenis burung kutilang lainnya, jenis kutilang ini memakan buah-buahan serta serangga kecil.

5. Burung Kutilang Zebra

Dari namanya sudah jelas bahwa burung ini memiliki corak yang mirip dengan zebra.

Namun corak tersebut hanya terlihat di bagian leher hingga dada, tidak pada semua bagian tubuh. Pada burung kutilang zebra betina, corak zebra terlihat lebih pudar dibandingkan dengan corak jantan.

Kutilang jenis ini memiliki nama lain cucak bersisik. Suara kicauan burung kutilang zebra cukup bervariasi dan memiliki banyak celotehan. Namun, yang menjadi ciri khas adalah bunyinya yang selalu terdengar riang dan gembira.

Burung ini dapat bertahan hidup selama 3-15 tahun tergantung dari bagaimana perawatannya.

6. Burung Kutilang Jawa

Dari namanya tentu kita sudah bisa menebak darimana asal burung kutilang jenis ini. Ya benar, pulau Jawa.

Kutilang jawa memiliki bulu berwarna abu-abu keputihan dan bagian kepalanya berwarna hitam.

Burung kecil, cantik dan pendiam ini cocok bagi anda yang baru mau memulai memelihara burung kutilang. Diantara jenis kutilang lainnya, kutilang jawa paling mudah dirawat.

Selain itu, burung jenis ini juga mudah bersosialisasi dan bisa dilatih.

7. Burung Kutilang Mutiara

Jenis burung kutilang kutilang mutiara biasa dikenal dengan sebutan Scaly Breasted Bulbul yang habitat aslinya di Brunei, Indonesia, Malaysia dan Thailand. Untuk persebaran di Indonesia sendiri, banyak ditemui di Jawa, Sumatra dan Kalimantan.

Jenis ini juga memiliki nama lain cucak bersisik.

Burung kutilang mutiara memiliki ciri kepala berwarna hitam, tenggorokan dan dagu putih dan dada bersisik hitam dan putih khas.

Ukuran burung kutilang jenis ini sekitar 15cm.

8. Burung Kutilang Wilis

Sering disebut sebagai cucak rengganis, burung kutilang jenis ini merupakan jenis burung kutilang yang paling indah corak warnanya.

Namun demikian, burung kutilang jenis ini jarang diminati oleh masyarakat.

Burung kutilang wilis merupakan burung yang dilindungi karna semakin hari semakin sedikit populasinya.

Hal tersebut dikarenakan habitat aslinya sudah banyak yang rusak. Kalaupun ada, burung kutilang wilis bisa ditemukan di daerah perbukitan yang jauh dari tempat tinggal manusia.

9. Burung Kutilang Trucukan

Jenis burung kutilang selanjutnya yaitu kutilang trucukan. Kutilang jenis ini banyak diminati oleh masyarakat karena mudah dijinakkan dan dapat menirukam kicau burung lainnya yang senada, dengan kata lain burung jenis ini cerdas.

Jenis burung yang bisa ditiru oleh kutilang trucukan yaitu cendet, cucak ijo dan masih banyak lagi.

Kutilang trucukan memiliki harga yang terjangkau dan masih banyak dijual di pasaran.

Tak heran Anda bisa dengan mudah menemukam burung ini dipemukiman penduduk sebagai hewan yang dipelihara atau sebagai hewan liar.

10. Burung Kutilang Biasa

Burung kutilang ini salah satu jenis yang banyak digemari oleh masyarakat. Burung jenis ini sering juga dikenal burung kutilang tanpa embel-embel apapun setelahnya.

Selain mudah dipelihara dan dilatih, harga yang tawarkan untuk burung ini tergolong relatif terjangkau.

Tak heran bukan kalau burung ini menjadi primado dikalangan pecinta burung kicau?

Burung kutilang biasa memiliki warna coklat kelabu pada bagian atasnya. Sedangkan pada bagian bawah, bulu burung ini berwarna putih keabu-abuan. Untuk bagian kepala dan dahi, burung ini memiliki warna hitam.

11. Cordon-bleu Pipi Merah

Burung asli tanah Afrika ini ternyata masuk kedalam jenis burung kutilang, lho.

Burung ini sudah mulai banyak diperdagangkan untuk koleksi kicauan dirumah. Jenis burung kutilang ini memiliki berat rata-rata sekitar 35 ons.

Bulu burung kutilang jenis ini memiliki warna bulu yang begitu cantik yaitu biru langit dengan corak merah bulat dibagian pipi untuk pejantannya. Warna merah tersebut seolah-olah burung ini sedang tersipu malu.

Nah, demikianlah informasi daftar jenis burung kutilang yang bisa anda jadikan referensi sebelum memutuskan memelihara burung kutilang. Semoga bermanfaat.

Author

Write A Comment