Perawatan Burung Parkit Unggulan

Post On: May 3, 2015
By: Dhio
In: Parkit

Perawatan burung parkit tidaklah terlalu sulit, apalagi kemampuan berkicau burung kecil ini bisa menjadi suara masteran untuk beberapa jenis burung seperti murai batu dan burung cendet.

Perawatan burung parkit dimulai pada pagi hari.

1. Jemur setiap pagi setelah burung parkit mandi. Jemur burung parkit pada jam 7 – 9 pagi. Cukup 2 jam setiap hari, jangan terlalu lama menjemurnya. Cahaya matahari memiliki banyak fungsi yaitu membuat tubuh burung parkit sehat, bugar, membantu pertumbuhan tubuhnya juga dengan berjemur meningkatkan semangat kicauan burung parkit kamu.
2. Saat menjemur burung parkit, berikan makanan minimal 2 jenis seperti millet dan semangka atau racikan lain. Pakan burung parkit yang bisa kamu berikan adalah biji-bijian, millet, buah, sayuran, dan burung parkit sangat menyukai buah jagung muda. Untuk melihat pakan burung parkit kamu bisa melihat di menu burung parkit kemudian ada judul mengenai pakan burung parkit. Saat memberi makan, jangan lupa untuk dipotong kecil-kecil agar burung parkit lebih mudah memakannya.
3. Perawatan burung parkit khususnya kebutuhan proteinnya, maka kamu bisa memberikan telur rebus yang telah dihancurkan dengan diberi sedikit air. Makanan protein ini bisa kamu berikan 2 kali dalam seminggu.

perawatan burung parkit

Perawatan burung parkit di http://peliharaburung.com/

Dalam perawatan burung parkit yang ingin berkembangbiak juga tidak terlalu sulit. Ukuran kandang untuk perkembangbiakkan burung parkit juga tidak terlalu besar, cukup dengan ukuran 30 X 30 X 50 Cm. Untuk kandang sehari-hari maka letakkan minimal 6 burung parkit dalam satu sangkar karena burung parkit adalah burung yang hidup berkoloni. Dalam satu sangkar letakkan burung parkit yang berwarna-warni biar enak dipandang mata. Letakkan 3 warna burung parkit yang berbeda dengan jumlah 2 burung setiap warna, jadi dalam satu sangkar terdapat 6 ekor burung parkit dengan 3 warna yang berbeda.

Burung parkit sudah menjadi dewasa saat berumur 5 bulan. Dengan melihat paruhnya yang kecil dan bengkok kita bisa mengetahui bahwa ini adalah burung pemakan biji-bijian dan makanan favoritnya adalah jagung muda. Saat penjodohan, burung parkit yang berpasangan tersebut diletakkan dalam satu sangkar sendiri atau kamu bisa menjodohkan pasangan burung parkit yang kamu suka (dianjurkan menjodohkan burung parkit yang berbeda warna bulunya, jangan yang berwarna sama).

Dalam perawatan burung parkit, ada ukuran kandang yang bisa kamu jadikan acuan seperti :
1. Kandang Indukan atau kandang burung parkit dewasa yang bisa kamu kembangbiakkan. Ukuran kandang indukan yang disarankan untuk 12 ekor burung parkit adalah panjangnya 150 Cm, lebarnya 75 Cm dan tinggi 75 Cm. Ukuran tersebut disarankan karena berikan ruang untuk burung parkit agar bisa terbang dan mengepakkan sayapnya dan juga berfungsi mengurangi stress pada burung parkit. Tempatkan kandang tersebut yang jauh dari jangkauan binatang peliharaan lain seperti kucing dan anjing, karena burung parkit takut terhadap jenis binatang tersebut. Dan jangan lupa untuk meletakkan sangkar yang tidak terkena angin langsung, karena burung parkit menyukai daerah yang tenang dan tidak terlalu bising. Usahakan juga keadaan sangkar tetap hangat, apabila hari sudah malam letakkan lampu didekat kandangnya agar burung parkit kamu merasa hangat bahkan waktu malam hari.

2. Perawatan burung parkit yang kedua yaitu Kandang untuk anak-anak burung parkit yang berumur 1 bulan. Ukuran kandang untuk anak-anak burung parkit yang berasal dari 1 induk juga sedikit lebih kecil dibandingkan kandang indukan. Ukuran yang disarankan adalah 75 Cm X 30 Cm X 30 Cm. Ukuran panjangnya 75 Cm agar anakan burung parkit bisa belajar terbang dengan leluasa dengan ukuran kandangnya yang cukup besar. Jika umur burung parkit sudah mencapai 50 hari, maka anakan burung parkit bisa dimasukkan ke dalam sangkar indukan agar bisa berbaur dengan keluarganya.

3. Kandang untuk bertelur burung parkit. Kandang ini berukuran cukup 30 Cm X 30 Cm dengan memberi lampu neon diatasnya. Karena saat bertelur dan mengeram adalah saat ketika burung parkit mudah stress maka cat bagian dalam kandang dengan warna hitam agar burung parkit merasa nyaman di dalamnya.

4. Kandang untuk memisahkan burung parkit yang sakit. Ketika satu burung parkit sakit maka kamu harus memisahkannya dari burung parkit lainnya dengan tujuan agar burung parkit yang sakit tidak menularkan penyakitnya ke burung parkit lainnya dalam satu kandang. Ukuran kandang yang disarankan adalah 75 Cm X 40 Cm X 40 Cm. Untuk kandang ini beri lapisan kawat anti nyamuk, dan beri lampu di dalamnya agar keadaan di dalam sangkar selalu dalam keadaan hangat. Agar lebih mudah dan cepat membersihkan kotorannya maka bagian bawahnya dibuat seperti laci.

Untuk perawatan burung parkit khususnya seluruh jenis kandang burung parkit diatas disarankan untuk mempermudah membersihkan kotorannya diberi sedikit pasir di bagian bawah dan dibuat seperti laci.

Demikianlah hal-hal yang perlu kamu ketahui dalam perawatan burung parkit. Untuk mengetahui jenis-jenis burung peliharaan lain silahkan lihat di Home. Untuk informasi berikutnya silahkan lihat di jenis burung parkit.