Tingkatan Melatih burung hantu

Post On: April 23, 2015
By: Dhio
In: Owl

Tingkatan melatih burung hantu bisa diketahui, tapi sebelumnya lihat dulu sebelum dilatih apakah sakit atau tidak. cek dulu hal dibawah ini :
1. Jika ketika melihat mulutnya berlendir tandanya burung hantu kamu sakit.
2. Matanya lama membuka atau lebih suka menutup mata.
3. Cengkeraman kakinya terlalu kuat, berarti dia dalam keadaan cemas atau stress.

setelah kondisinya fit maka tingkatan latihan burung hantu bisa dilakukan.

melatih burung hantu

tingkatan melatih burung hantu

1. Mulai dengan memberi makan dengan tangan kamu langsung, tapi kenakan sarung kulit terlebih dahulu biar aman. memberi makan dengan tangan atau bahasa kerennya FOF (feed on fist), latihan ini adalah latihan awal dan dasar untuk burung hantu agar jinak. Usahakan agar burung hantu tidak lari dan menjauh, tetapi mendekat dan memakan makanannya yang ada di tangan kamu.
2. tingkatan melatih burung hantu selanjutnya yaitu melompat ke tanganmu atau bahasa kerennya JTTF (Jump to the fist), pancing burung hantu peliharaanmu untuk lompat ke tanganmu dengan memakai tikus putih agar burung hantu mau lompat ke tanganmu. Usahakan jarak untuk melompat burung hantu dengan tangan kamu sekitar 1 meter saja.
3. yang ke tiga yaitu terbang menuju tanganmu atau bahasa kerennya FTTF (Fly to the fist), pancing juga burung hantu peliharaanmu untuk terbang menuju arahmu dimulai dari jarak 25 meter sampai 50 meter dengan menggunakan tikus putih.
4. membiarkan burung hantu terbang bebas atau bahasa kerennya FF (free fly), lebih baik kamu melakukannya di saat sore hari ketika matahari tidak terlalu panas di tanah lapang. Biarkan sekitar 10 menit untuk terbang bebas kemudian panggil dengan meniup peluit apakah burung hantu peliharaan kamu mau kembali atau tidak.
5. yang berikutnya yaitu burung hantu langsung meloncat ke tanganmu dengan aba-aba sederhana ketika kamu berada dekat dengannya. nama keren dari teknik ini yaitu Batting.
6. Hunting adalah membiarkan burung hantu peliharaan kamu untuk pergi berburu dan mencari makan sendiri saat malam. Kemudian ketika hari mau subuh dan kamu panggil dengan meniupkan peluit ia akan segera datang. Dengan mencapai level ini maka kamu tidak perlu memberi makanan harian dan juga akan mengurangi biaya untuk membeli makanannya, cukup untuk membeli vaksin dan obat sebagai antisipasi kalau burung hantu kamu tiba-tiba sakit.

tingkatan melatih burung hantu

Dalam melatih burung hantu maka jangan dipelihara dalam sangkar karena burung hantu perlu membentangkan sayapnya yang bisa mencapai 3 kali panjang tubuhnya. Kalau masih mau membuat sangkar burung hantu maka disarankan agar berbentuk seperti sangkar besi yang berukuran 3 meter panjangnya, lebarnya juga 3 meter dan tingginya juga 3 meter. dengan ukuran kandang yang besar ini, burung hantu merasa bahwa ini rumahnya bukan sangkar yang terkesan mengurung. selain sangkar, yang perlu anda perhatikan adalah tenggeran atau Perch yang bentuknya mirip dengan tenggeran kakatua tetapi ukurannya saja yang lebih besar.

Dalam tingkatan latihan burung hantu, diperlukan perlengkapan seperti dibawah ini:
1. Anklet atau tali pengikat yang terbuat dari kulit (ikat ujung tali pengikat ke tengat tenggeran dan gelang pengikat ke kaki burung hantu)
2. Swivel atau gelang pengikat yang porosnya bisa berputar sehingga tali yang diikat pada kaki burung hantu tidak terbelit ketika burung hantu berjalan bolak-balik di tenggerannya.
3. Jess adalah tali kulit yang dihubungkan dengan anklet.
4. Perch atau tempat tenggeran.
5. Lure adalah alat berbentuk burung atau kelinci sebagai pancingan untuk melatih kemampuan berburu burung hantu peliharaan kamu.

Demikianlah tingkatan melatih burung hantu yang perlu kamu ketahui, untuk informasi tentang jenis-jenis burung peliharaan lainnya silahkan lihat di Home.
untuk informasi berikutnya silahkan lihat di mengenal burung beo indonesia.