Ragam Jenis Burung Lovebird

Post On: November 22, 2015
By: Dhio

Ragam jenis burung lovebird cukup banyak bahkan ada 19 jenis dari genus Agarponis, dari Ordo Psittacifirmes (burung berparuh bangkok). Delapan dari sembilan spesies ini berasal dari daratan Afrika dan sisanya berasal dari pulau Madagaskar. Masing masing ragam jenis burung lovebird tersebut memang memiliki bentuk fisik yang hampir sama, tetapi masing-masing memiliki karakter khusus yang berbeda-beda. Karakter khusus ini bisa berupa warna bulu ataupun tingkah laku.

Ragam jenis burung lovebird

  1. Lovebird yang dapat dibedakan jenis kelaminnya yaitu lovebird kepala abu-abu dan locebird kepala merah..
  2. Lovebird mawar.
  3. Lovebird dengan cincin di mata yaitu locebird leher kuning, fischer lovebird, lilian lovebird, dan lovebird leher hitam.

Ragam jenis burung lovebird

Ragam jenis burung lovebird dunia :

  1. Ragam jenis burung lovebird yang pertama yaitu Madagaskar (agapornis cana) kepala abu-abu. Lovebird Madagaskar ukuran tubuh dengan panjang 14 cm dan berat sampai 30 gram. Ini jenis burung langka dan tidak sulit ditangkarkan. Penyebarannya banyak dijumpai di wilayah Madagaskar. Ciri jenis kelamin jantan : semua bulu tubuh berwarna hijau. Namun pada bagian tungging dan bagian bawahnya warnanya lebih kekuningan. Sedangkan bagian kepala, leher, dada dan kaki berwarna abu-abu. Sayapnya hitam pekat. Warna bulu ekor berwarna hijau dan paruh abu-abu muda serta iris mata cokelat tua. Ciri jenis kelamin betina : warna bulu mulai dari kepala, leher, dada dan sayap didominasi warna hijau.
  1. Ragam jenis burung lovebird kedua yaitu Muka Merah (Agapornis Pullaria). Ukuran tubuh dengan panjang 15 cm dan berat 43 gram. Jenis ini sangat sulit berkembang biak. Penyebarannya terdapat di sekitar kawasan Afrika Tengah dan Afrika Barat. Ciri jenis kelamin jantan : warna tubuh hijau dan dibagian bawah lebih kekuningan, khususnya dahi, muka. Sedangkan paruh warna merah orange. Bahian tungging warna biru terang. Sayap bawah warna hitam. Iris mata berwarna cokelat tua, kaki abu-abu dan warna hijau terdapat pada bagian ekor. Untuk jenis betina mulai dari dahi dan mukanya banyak didominasi warna orange dibanding merah dan untuk bagian bawah sayap berwarna hijau. Sedangkan yang masih muda dari dahi hingga muka berwarna kuning. Bulu bagian bawah sayap berwarna hitam (jantan), dan hijau untuk betina. Pada bagian paruh berwarna cokelat kemerahan dan terdapat bercak hitam pekat pangkal paruh atasnya.
  1. Ragam jenis burung lovebird ketiga yaitu Abisina (agapornis taranta) sayap hitam. Burung jenis ini memiliki panjang tubuh sekitar 16 cm, dengan berat mencapai 65 gram. Penyebarannya di dataran tinggi Ethiopia. Membedakan jantan, bulu tubuh sebagian besar didominasi warna hijau dan sedikit kekuningan untuk bagian bawahnya. Sedangkan dahi dan lingkar matanya berwarna merah dengan bulu terbang di sayap warna hitam. Warna hijau terdapat pada ekor dan paruh berwarna merah merjan tua. Iris mata cokelat gelap dan kaki berwarna abu-abu. Sedangkan jenis kelamin betina, bulu di bawah sayap berwarna kehijauan atau kadang-kadang berwarna hitam kecoklatan dan lingkaran mata kehijauan.
  1. Ragam jenis burung lovebird keempat yaitu Muka Salem (agapornis roseicollis). Penyebarannya terdapat di salah satu kawasan di negara Afrika Barat Daya. Ukurannya 15 cm dengan berat mencapai 60 gram. Mempunyai warna sangat indah dan suara yang sangat keras. Selain itu paling mudah untuk dikembangbiakkan. Cara penangkarannya usahakan dipelihara secara berpasangan karena tidak cocok bila dipelihara secara berkelompok, apalagi disatukan dengan jenis lain. Warna bulu didominasi warna hijau dan warna kuning di tubuh bagian bawahnya, serta bulu dahi dan belakang mata berwarna merah. Sedangkan pipi, kerongkongan serta bagian atas dada berwarna merah muda. Warna biru terangterdapat pada bagian tungging serta bulu bawah sayap berwarna hijau dengan sedikit warna biru. Pada bagian ekor atas berwarna hijau dan bawahnya sedikit kebiruan. Sedangkan warna kuning gading terletak pada paruhnya, dan iris mata cokelat tua dengan kaki warna abu-abu. Antara burung jantan dan betina sangat sulit dibedakan, karena dari warna mutasinya adalah sebagai berikut ciri-cirinya, lovebird albino (bulu putih, mata merah), love bird lutino (bulu kuning, mata merah), love bird golden cherry (bulu kuning emas sampai merah muda), love bird pied (bercak warna), sedangkan love bird cinnamon dan love bird biru (cokelat kekuningan).
  1. Ragam jenis burung lovebird yang kelima yaitu Kaca mata fischer (agapornis fischeri). Jenis ini sangat mudah dikembangbiakkan dengan panjang tubuh sekitar 15 cm dengan berat badan mencapai 60 gram. Burung ini berasal dari daerah Tanzania utara. Sulit membedakan jantan dan betina karena perpaduan warnanya sangat serupa dan sulit untuk dibedakan. Warna mutasi, adalah dari silangan jenis kaca mata untuk persilangan jenis kaca mata fischer dengan kaca mata nyasa menghasilkan warna mutasi dari lutino dan albinol. Ciri jenis kaca mata fischer yang masih muda dapat dilihat dari warna bulu lebih muda dibandingkan bulu dewasa, terutama terlihat pada bagian kepalanya. Dan untuk bagian pangkal paruh atas terdapat bercak kecil berwarna hitam. Sedangkan yang sudah dewasa, bulu pada umumnya didominasi oleh warna hijau, dan warna kekuningan terletak pada tubuh bagian bawah antara dada dan kerah leher. Maka dahi, pipi dan bagian kerongkongan berwarna merah orange serta bulu bagian kepala berwarna hijau pudar. Namun pada bagian ekor mempunyai warna hijau dan untuk atas ekor berwarna biru muda, sedangkan bagian bawah sayap memiliki warna yang sangat cerah dengan paduan antara biru dan hijau serta dikelilingi lingkar mata berwarna putih yang dihiasi warna paruh kemerahan, akan tetapi untuk bagian kaki berwarna abu-abu muda.

Pengelompokan ragam jenis burung lovebird

  1. Ragam jenis burung lovebird yang keenam yaitu Leher kuning (agapornis personata). Berukuran sekitar 14 cm. Jenis ini disebut juga masked lovebird atau yellow collared lovebird. Burung ini memiliki ciri khusus : tubuh berwarna hijau, kepala hitam, leher kuning, paruh merah dan lingkaran mata berwarna putih. Asalnya daerah Tanzania Utara, Burundi dan Kenya. Jangkauan terbang yang tidak terlalu jauh. Ketinggian terbang sekitar 1650 meter. Mereka bisa hidup mulai dari padang rumput hingga di pegunungan.
  1. Ragam jenis burung lovebird ketujuh yaitu Lilian (agapornis lilianae). Berukuran sekitar 13 cm. Burung ini sering disebut juga nyasa lovebird. Tubuh berwarna hijau. Kepala orange, paruh merah serta lingkaran mata berwarna putih. Lilian lovebird mampu terbang hingga 1900 meter. Kelompok-kelompok kecil lovebird spesies ini sering ditemui di beberapa pegunungan di Malawi.
  1. Ragam jenis burung lovebird kedelapan yaitu Muka Hitam (agapornis nigrigenis). Berukuran sekitar 14 cm. Burung ini disebut juga black cheeked lovebird. Tubuh berwarna hijau, muka kecoklatan sedikit hitam, Paruh merah dengan pangkal paruh keputihan, dan lingkar mata berwarna putih. Lovebird jenis ini berasal dari Zambia.
  1. Mawar (agapornis roseicollis). Lovebird jenis ini disebut peach faced lovebird atau rosy faced lovebird. Burung ini berukuran sekitar 15 cm. Tubuh berwarna hijau, muka oranye, ada semburat biru di bagian belakang, serta paruh yang berwarna putih pucat. Di alam liar, lovebird mawar tinggal di daerah-daerah pegunungan. Ia mampu terbang hingga ketinggian sekitar 1500 meter, kelompok-kelompok kecil lovebird spesies ini sering ditemui di beberapa pegunungan di Namibia, Afrika Selatan dan Angola.
  1. Kepala merah (agapornis pullarius). Nama lain red-headed lovebird atau red-faced lovebird. Berukuran sekitar 15 cm. Tubuh berwarna hijau dengan wajah berwarna merah. Warna merah ini tampak ebih gelap pada burung jantan dan tampak agak terang pada burung betina. Red-faced lovebird berasal dari Afrikat Tengah. Jenis ini paling banyak ditemui di alam bebas. Berbeda dengan jenis lain. Mereka lebih suka berada di tanah. Mereka disebut “pejalan kaki terbaik” dibandingkan dengan jenis lovebird yang lain.
  1. Ragam jenis burung lovebird yang terakhir adalah leher hitam (agapornis swinderniaus). Berukuran sekitar 13.5 cm. Sering disebut juga black-collared lovebird atau swindern’s lovebird. Tubuh berwarna hijau, terdapat warna kecokelatan di bagian leher, sedikit warna hitam pada leher belakang, serta paruh berwarna abu-abu tua atau hitam. Mereka hanya mau makan buah ara saja, sehingga jenis ini sangat sulit dipelihara. Black-collared lovebird berasal dari Afrika Tengah. Jenis ini adalah salah satu lovebird liar yang paling sulit untuk diteliti karena sangat jarang ditemui. Mereka hidup dalam kelompok-kelompok kecil, yaitu sekitar 12 ekor burung dan hidup di pucuk-pucuk pohon tinggi serta jarang sekali turun ke bawah.jenis burung lovebird

Demikianlah informasi mengenai ragam jenis burung lovebird, untuk melihat jenis jenis burung peliharaan lainnya silahkan lihat di Home. Untuk melihat informasi berikutnya silahkan lihat diĀ cara memilih lovebird yang bagus.