Proses sapi melahirkan dan cara menanganinya

Post On: November 9, 2017
By: Dhio

Setiap calon peternak sapi harus tahu proses sapi melahirkan dan cara menanganinya. Berikut ini beberapa proses sapi melahirkan dan cara menanganinya.

Proses sapi melahirkan dan cara menanganinya

Beberapa proses sapi melahirkan dan cara menanganinya.

Masa Kehamilan

Tanda sapi betina yang hamil yaitu tidak ada birahi untuk dikawinkan lagi, menjadi lebih tenang, tidak suka mendekat ke pejantan serta nafsu makannya yang meningkat sehingga berat badan pun bertambah besar. Perut sebelah kanan nampak semakin besar dan terdapat pergerakan pada perut sebelah bawah, sisi bagian kanan dan belakang. Puting sapi betina mulai berkembang semakin membesar. Kehamilan pada sapi biasanya selama 9 bulan atau 281 hari. Namun jika mengandung anak kembar maka kehamilannya akan lebih singkat.

Tanda Sapi Siap Melahirkan

Nafsu makan yang mulai berkurang dan sering kencing, tampak gelisah, kaki menggaruk-garuk lantai kandang atau tanah, selalu berubah posisi kadang berdiri, berbaring dan berputar-putar. Ambing mulai membesar, bengkak, mengeras, lembab dan berwarna kemerahan. Pinggul mengendor dan disekeliling pangkal ekor cekung.

Persiapan Untuk Kelahiran

Sapi ditempatkan di kandang tersendiri yang tenang tanpa ada gangguan dari sapi lain. Kandang harus bersih dan diberi alas jerami kering, rumput kering ataupun karung. Pastikan pencahayaan cukup di kandang tersebut, sirkulasi udara cukup dan bebas debu. Jangan lupa untuk mengoleskan Yodium pada bekas potongan tali pusar.

Proses Kelahiran

Dimulai dengan keluarnya cairan dari vulva, keluarnya kantong plasenta, kemudian janin akan keluar dan induk biasanya akan mulai menjilati anak yang baru lahir. Jika induk sapi tidak menjilati anaknya, maka pemiliknya atau pengurusnya harus segera membersihkannya.

Pertama, ambil handuk lalu bersihkan semua lendir yang menempel di mulut, hidung dan tubuhnya. Lalu potong tali pusar menggunakan gunting yang steril, tali pusar dipotong sekitar 10 cm dan bekas lukanya diolesi dengan Yodium untuk menghindari infeksi atau radang pusar.

Bersihkan juga induk dari sisa darah dan cairan yang menempel pada tubuhnya agar tidak mengundang lalat. Ambing susu sapi harus dibersihkan dengan menggunakan air hangat agar saat pedet akan menyusu, ambing sudah bersih dan tidak terkontaminasi bakteri. Usahakan agar anak sapi segera meminum susu kolostrum (susu induk yang baru melahirkan), paling lambat 30 menit setelah anak sapi lahir untuk kekebalan tubuhnya.

tahap Proses sapi melahirkan dan cara menanganinya

Demikian informasi mengenai proses sapi melahirkan dan cara menanganinya. Semoga informasi diatas bermanfaat. Untuk melihat artikel lainnya silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai cara merawat dan memelihara sapi hamil.