Perbedaan proses kawin antara kucing dan anjing

Post On: November 11, 2017
By: Dhio

Setiap calon pemelihara kucing atau anjing harus tahu perbedaan proses kawin antara kucing dan anjing.

Perbedaan proses kawin antara kucing dan anjing

Beberapa perbedaan proses kawin antara kucing dan anjing.

Anjing kawin dengan posisi saling membelakangi. Ini wajar, karena penis anjing memiliki bulbus glandis, atau bagian yang menonjol pada penisnya yang akan membesar ketika ereksi. Ketika ereksi, penis sang jantan bisa langsung mengunci vagina anjing betina.

Untuk kucing, kucing jantan memiliki penis yang berduri yang berfungsi merangsang ovulasi atau keluarnya sel telur. Jadi mungkin anda akan melihat kucing betina yang baru kawin akan marah, kesakitan dan berguling-guling.

Anjing mengeluarkan lendir bercampur darah sedangkan kucing tidak.

Kucing betina yang birahi bisa dilihat dari mengeong dengan keras dan ketika dipegang pinggulnya akan mengangkat dan menunjukkan posisi siap untuk kawin serta senang berguling guling manja.

Pemilik kucing bisa tahu dengan tepat setelah 45 hari setelah kawin, maka kucing betina mulai kelihatan perutnya membesar. Jika tidak, maka birahi kucing bisa terjadi lagi setelah 45 hari setelah hari kawin sebelumnya. Sedangkan anjing tidak bisa diprediksi dengan tepat.

beberapa Perbedaan proses kawin antara kucing dan anjing

Demikian informasi mengenai Perbedaan proses kawin antara kucing dan anjing. Semoga informasi diatas bermanfaat. Untuk melihat artikel lainnya silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai hal yang perlu diketahui tentang flu kucing.