Penyebab Kacer Mbagong

Post On: October 31, 2015
By: Dhio
In: kacer

Penyebab kacer mbagong bisa disebabkan oleh beberapa hal. Siapa pun pemelihara burung kacer pasti pernah mengalami kacer yang hanya mengeluarkan suara ciirrr.cir…. . Kemudian kepalanya ditekuk, sembari memekarkan bulu. Kondisi ini dikenal dengan istilah ngebagong. Beberapa daerah punya istilah lain untuk ngebagong, seperti nguda laut, ngebalon atau mbedesi. Bagi pemula yang bari memiliki kacer, kondisi ini tentu membingungkan. Tetapi para pemelihara burung yang berpengalamanpun kadang masih juga kaget ketika tiba tiba kacernya ngebagong. Memang ada kacer yang tidak layak dijadikan burung lomba karena terus menerus ngebagong. Terhadap burung seperti ini sebaiknya dibuang saja, karena seberapapun hebatnya kita memoles, hasilnya pun tidak akan maksimal. Sebenarnya kalau kacer sesekali ngebagong itu hal wajar. Bahkan kacer jawara yang bagus di lomba yang kelihatannya tidak bagong, tapi diikuti kesehariannya pasti akan sempat terlihat ngebagong.

Penyebab kacer mbagong yang utama yaitu karena kondisinya lagi over birahi, mau mabung, sedang sakit, atau karena jatuh mental. Burung yang terlalu jinak juga bisa memunculkan kondisi ngebagong, sebab ia ingin bermanja manja dengan perawat atau orang yang lewat di dekatnya. Selain itu ada juga kacer yang ngebangong karena faktor salah perawatan terutama dalam pemberian ekstra fooding, mandi dan jemur.

Penyebab kacer mbagong

Faktor penyebab kacer mbagong.

yang pertama yaitu pemberian ekstra fooding. Kebanyakan kacer ngebagong karena salah perawatan. Kacer itu burung yang suka panas, oleh karena itu pemberian pakan seperti kroto itu sedikit saja atau selang waktu dua hari. Tujuannya untuk meredam hawa birahi yang berlebihan agar burung tetap fit di lapangan alias tidak gembos di tengah jalan. Karena itu kacer lebih baik difooding jangkrik setiap hari sesuai karakternya, karena jangkrik itu bersifat dingin dan lebih berpotensi untuk menjernihkan suara plus power dan aktif berkicau.

Penyebab kacer mbagong yang kedua yaitu mandi. Kacer sebaiknya hanya mandi sekali sehari, karena kalau kebanyakan mandi akan mengundang birahi bagongnya, karena si burung akan sering merawat bulunya pada saat dijemur.

Jemur. Penjemuran kacer tergantung pada kondisi burungnya. Penjemuran dalam waktu yang lama hanya untuk pembentukan stamina. Sedangkan pada burung yang sudah jadi, penjemuran selama 3 jam itu sudah sangat cukup, karena kalau terlalu lama di lapangan, maka burung akan gembos di tengah jalan.

Terapi ngebagong dengan mandi pasir.

Mandi pasir dapat digunakan sebagai salah satu terapi untuk kacer yang ngebagong. Sebab kacer bisa mudah ngebagong karena kekurangan sejumlah mineral penting dalam tubuhnya. Saat mandi pasir, sebenarnya burung mematuki sejumlah mineral yang diperlukan oleh tubuhnya seperti kalsium, phosphor, besi, maganese, iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium dan kalium. Di alam bebas, burung yang tidak suka nandi pasir biasanya mendapat mineral ketika makan makanan yang terletak di tanah, atau dengan mengorek ngorek tanah untuk mendapatkan serangga dan cacing. Makanya burung yang kita pelihara sebenarnya perlu untum mandi pasir. Mandi pasir hanya sebuah istilah sebab mandi pasir juga bisa menggunakan tanah. Tapi jangan pakai pasir pantai atau sungai karena butirannya keras dan tajam bisa merusak bulu burung. Cara yang mudah dan murah adalah dengan menggunakan bubukan batu bata. Tumbuk batu bata, haluskan dan kemudian disaring. Cari saja batu bata yang empuk jangan yang keras karena meski di saring, bubukan bata yang keras juga bisa merusak bulu burung.

Demikianlah informasi mengenai penyebab kacer mbagong. Untuk informasi mengenai jenis jenis burung peliharaan silahkan lihat di Home. Untuk informasi berikutnya silahkan lihat diĀ suara master untuk burung kacer.