Penyakit Burung Anis Merah

Post On: October 25, 2015
By: Dhio
In: anis

Penyakit burung anis merah yang biasa dikeluhkan para hobis adalah katarak mata. Penyakit mata katarak pada burung kicau tetap saja ditakuti, karena jika burung terjangkit penyakit tersebut maka sulit disembuhkan. Apalagi katarak sudah menyerang ke selaput mata. Hampir dapat dipastikan, burung tersebut cacat seumur hidup. Karena itu penyakit burung anis merah yang paling ditakuti para hobis adalah katarak mata.

Meskipun penyakit katarak itu tidak berpengaruh terhadap bunyi burung, namun yang pasti harga jual burung tersebut ikut anjlok. Terutama jika burung yang terjangkit itu adalah burung jawara yang bernilai jutaan rupiah. Untuk menghindari penyakit burung anis merah seperti katarak, kamu harus rajin rajin memberi ekstra fooding dan vitamin seperti jangkrik dan cacing.

Apa yang menyebabkan penyakit ini, menurut para penggemar burung sepakat penyebabnya adalah penjemuran yang salah. Burung yang terlalu lama dijemur diterik matahari panas, tidak boleh langsung dimasukkan ke dalam rumah. Apalagi jika si pemilik langsung mengkerodongkan burung itu sehabis dijemur. Akan terjadi gangguan pada mata burung itu. Jangankan burung, orang saja matanya akan kabur jika setelah terkena terik matahari kemudian ditempatkan di tempat yang agak gelap. Sebaiknya setelah burung dijemur harus di angin-anginkan dulu ke tempat yang agak terang sekitar 15 menit, sehingga burung tidak kaget dan bisa menyesuaikan diri. Biasanya sinar matahari yang dari samping mudah sekali menjadi penyebab katarak pada burung. Sebab, burung anis merah matanya ada di samping. Hal itulah penyebab penyakit burung anis merah seperti katarak.

Gejala Penyakit Burung Anis Merah Seperti Katarak

Gejala penyakit yang menyerang burung anis merah seperti katarak adalah bisa terlihat jika burung itu selalu berpaling jika dilihat dari dekat. Jika dilihat lagi, burung itu akan berputar di luar kebiasaannya. Kemudian pada matanya terlihat seperti berair yang jika disemprot air burung itu cepat panik dan seperti mau menabrak sangkarnya. Apabila kondisi seperti ini diabaikan atau tidak diobati, kejadian selanjutnya pada selaput matanya muncul titik putih itu melebar hingga keseluruh selaput matanya. Jika sudah terjadi demikian, mata burung yang sudah terkena katarak akan sulit untuk diobati. Awalnya yang terjangkit satu mata, kemudian satu tahun kemudian maka kedua matanya akan terjangkit penyakit ini. Jika matanya terlihat selalu berair disarankan secepatnya dicarikan obat matanya. Banyak obat mata yang berbentuk salep di apatek, bisa pakai obat mata manusia.

Penyakit Burung Anis Merah

anis merah dalam sangkar

Jika kondisi penyakit burung anis merah seperti itu cepat tertangani, kemungkinan besar untuk sembuh masih tinggi. Apalagi selaput mata yang terkena katarak belum pada titik putih, pasti bisa diatasi. Penyakit yang menyerang burung anis merah biasanya menyerang juga menyerang burung lain seperti anis kembang, hwa mei dan cucak rowo. Tetapi bukan berarti burung lainnya terbebas dari penyakit itu. Bisa saja burung yang lainnya mengalami nasib yang sama, jika tidak diperhatikan cara perawatan penjemurannya.

Burung yang terkena penyakit katarak memang tidak sampai mematikan, tetapi sangat mengganggu penglihatannya. Cara lain yang bisa diambil untuk mengurangi peluang terkena penyakit burung anis merah seperti katarak yang lebih parah yaitu dengan jangan dijemur terlalu lama, setelah menjemur maka segera diangin anginkan dulu, beri makanan bergizi dan minuman bervitamin. Jika kadar kataraknya belum parah, maka bisa dilakukan terapi dengan cara memberikan vitamin A. Namun bila belum sembuh juga bsia dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan resep yang dapat membantu proses penyembuhan agar lebih cepat. Jenis obat yang diberikan umumnya berbentuk salep yang dioleskan pada mata. Jika terapi tersebut belum juga membawa hasil maka alternatifnya adalah pergi ke dokter hewan untuk dilakukan operasi selaput mata.

Penyebab Penyakit Burung Anis Merah

  1. Kelainan sejak usia kecil, dimana sejak anakan sudah terserang penyakit tersebut.
  2. Trauma atau luka akibat matanya dipatuk burung lain.
  3. Bakteri atau virus.
  4. Infeksi akibat terserang penyakit lain.
  5. Terlalu lama dijemur.
  6. Makanan yang diberikan kurang mengandung vitamin hingga daya tahan tubuhnya kurang bagus.

Untuk informasi mengenai jenis jenis burung peliharaan lainnya silahkan lihat di Home. Untuk informasi berikutnya silahkan lihat di perawatan anis merah untuk lomba.