Merawat Burung Perkutut Peliharaan

Post On: May 8, 2015
By: Dhio

Merawat burung perkutut terutama kesehatan adalah hal yang utama. Salah satu cara agar kesehatan burung perkutut terjaga yaitu menjaga bulunya supaya bersih selalu dan tidak terserang kutu. Caranya adalah seminggu sekali kamu mandikan dengan air bersih dicampur dengan sedikit campuran anti kutu kemudian kamu jemur burung perkutut kamu hingga kering. Dalam memandikan burung perkutut kamu perlu memandikannya dengan lemah lembut, bisa dengan menyiram dengan dengan semprotan embun atau kamu basahi burung merpati langsung dengan tangan kamu.

Selain kesehatan kulit, maka kebersihan sangkar, pakan dan air minum harus selalu dijaga kebersihannya. untuk melihat bagaimana sangkar, air minum atau pakan yang bersih silahkan lihat di menu burung perkutut, disana kamu bisa lihat bacaan penting sebelum kamu memulai memelihara burung perkutut. Banyak penyakit burung bisa menular dari burung yang satu ke burung yang lain. Untuk itu kamu harus menghindari agar burung perkutut kamu tidak terkena penyakit.

merawat burung perkutut

Merawat burung perkutut dengan mengetahui penyakit yang umum menyerang burung perkutut

1. Penyakit cacingan, Ciri-ciri burung perkutut kamu terkena penyakit cacingan adalah burung perkutut mulai kurus dan ekornya sering bergerak (mungkin karena cacingnya bikin geli ). Jika burung perkutut kamu terkena penyakit ini maka kamu bisa membeli obat AscariStop yang bisa mengeluarkan cacing dari seluruh jenis burung pemakan biji-bijian. Untuk pemberian obatnya, kamu bisa langsung suapkan ke mulut burung perkutut. Obat tersebut kamu berikan kemudian tunggu besok harinya, jika kotoran burung perkutut kamu mengeluarkan cacing, berarti obatnya bekerja. Namun jika tidak keluar cacingnya berikan obat ini satu kali dalam seminggu sampai cacingnya keluar (hentikan pemberian obat ini jika sudah diberi selama satu bulan, karena berbahaya untuk kesehatan burung perkutut jika dikonsumsi terlalu sering).

2. Penyakit Mencret, Jika kotoran burung perkutut kamu encer dan berbau busuk maka bisa dikatakan bahwa burung perkutut kamu sedang terkena penyakit mencret. Kotoran burung perkutut yang sehat yaitu kotorannya berbentuk dan agak keras, bukan encer. Warna kotoran burung perkutut yang terkena penyakit mencret adalah putih dan hijau. Penyakit mencret bisa menyebabkan menurunnya nafsu makan, berkurungnya bobot badan, dan terlihat lemah dan lesu. Obat yang bisa kamu berikan jika burung perkutut kamu terkena penyakit ini adalah BirdBlown.

3. Penyakit kutu, Kutuan memang bisa menyerang beberapa jenis burung tertentu. Jika sudah terlanjur, burung perkutut kamu bisa dimandikan dengan air yang telah dicampur dengan daun sirih yang di remas atau bisa juga air cucian beras.

Merawat burung perkutut anakan.

Paduan pakan yang bisa kamu berikan :
1. 70% jewawut dan 30% beras merah.
2. 50% jewawut dan 50% ketan hitam.
3. 35% jewawut, 35% beras merah dan 30% ketan hitam.

Untuk mengetahui kombinasi makanan yang paling disukainya, lihat makanan apa yang paling cepat habis. sehingga kamu bisa sering beri pakan kesukaannya itu sekali dalam dua hari.

Jika kamu berhasil merawat burung perkutut kamu, maka kamu bisa melihat bulu burung perkutut kamu halus dan mulus. Badan yang tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus. Serta sering berkicau dan tidak takut dengan kehadiran pemiliknya dan juga manusia. Kotorannya berbentuk sedikit bulat dan agak keras dengan warna sedikit coklat.

Semoga informasi mengenal merawat burung perkutut berguna. Untuk melihat jenis-jenis burung peliharaan lainnya silahkan lihat di Home.