Merangsang Birahi Kenari

Post On: April 6, 2015
By: Dhio
In: Kenari

Bagi anda yang ingin beternak kenari, maka perlu tahu cara merangsang birahi kenari.

Beberapa cara Merangsang Birahi Kenari

Dalam merangsang birahi kenari bisa dimulai dari sarang. Sarang diletakkan di dalam sangkar, di habitatnya burung berkicau secara alami akan mempersiapkan sarang sebagai tempat bertelur sebelum melakukan perkawinan. kebiasaan ini dapat dimanfaatkan karena penempatan sarang di sangkar penjodohan ternyata dapat merangsang betina menjadi cepat birahi. kenari betina yang birahi akan selalu menarik perhatian jantannya dengan berbagai cara seperti menggetarkan sayapnya, menciap-ciap, dan kadang kala menekuk kakinya seakan berjongkok untuk minta dikawini. biasanya kenari jantan akan menyambut tingkah laku betina dengan nyanyian atau kicauan yang terus-menerus. hal ini akan terus berlanjut hingga terjadi percumbuan di antara keduanya. misalnya saling melolohkan pakan hijau (sayuran) yang tersedia. jika kenari betina terus membawa-bawa bahan sarang di paruhnya maka hal ini pasti akan membuat sang jantan terus berkicau dan biasanya selalu mengangkat sebelah kakinya.

Merangsang birahi kenari selanjutnya adalah:

2. didekatkan dengan jantan lain : mendekatkan jantan lain yang berkicau cukup lantang di dekat sangkar penjodohan dapat merangsang pasangan kenari yang sedah dijodohkan agar cepat berjodoh dan lekas birahi.

3. dijemur berdampingan : menjemur kenari yang sedang dijodohkan pada pagi hari merupakan salah satu cara untuk merangsang penjodohan. sinar matahari baik untuk kesehatan dan mampu merangsang saraf-saraf yang berkaitan dengan kelamin burung menjelang perkawinan. sinar matahari dapat mempengaruhi kondisi fisik dan tingkah laku, terutama pada kenari betina, yaitu memberikan rangsangan yang nantinya akan menggiatkan kelenjar kelamin. sebaiknya kenari dijodohkan dahulu 1-2 minggu sebelum disatukan dalam sangkar penangkaran sehingga dapat dijemur. dengan demikian, brung menjadi sehat dan tidak dihinggapi kuti sehingga pasangan tersebut diharapkan mampu melakukan perkawinan dengan sempurna dan kelak tidak menghasilkan telur kosong.

Merangsang birahi burung kenari tidaklah sama dengan jenis-jenis burung peliharaan yang ada di Home lainnya.

Setelah merangsang birahi burung kenari selesai maka pengendalian perkawinan dalam menangkarkan kenari harus terus dilakukan agar kesehatannya tetap terjaga. proses perkawinan hingga membesarkan anak-anaknya sudah pasti banyak menguras energi.

1. diistirahatkan setelah membesarkan anak kedua
Sangat dianjurkan, pasangan kenari diistirahatkan setelah menjalani proses pembesaran anak-anak yang ke-2. selanjutnya pasangan tersebut ditempatkan kembali pada sangkar khusus penjodohan, kemudian dirawat dengan baik selama 4-6 minggu sebelum dipasangkan kembali.
perawatan yang dilakukan di antaranya memberikan pakan berkualitas baik, memberikan vitamin, dan merawat kukunya. dalam masa mengembalikan kondisi fisiknya agar tetap prima, upayakan burung tersebut mandi sepuasnya dan menjemurnya di pagi hari. cara tersebut juga dapat diterapkan pada pasangan kenari yang mengalami ganti bulu. apabila upaya pengendalian ini diterapkan dengan baik maka pasangan tersebut bisa bertahan lama dalam berproduksi. jika kondisinya memungkinkan, bisa juga jantan pasangannya dijodohkan dengan betina lain sambil menunggu betina pasangannya pulih.

2. proses pengeraman dihentikan sedini mungkin
proses ini dilakukan jika dipastikan telur-telur yang dierami ternyata kosong dengan berbagai alasan. caranya, telur yang telah dierami selama 6-7 hari diperiksa embrionya (fertil) dengan menggunakan lampu senter atau sinar matahari. telur-telur yang kelak akan menetas menampakkan urat-urat darah di dalamnya, sedangkan telur yang kosong tampak terang.

Hal-hal diataslah yang harus diperhatikan dalam merangsang birahi burung kenari.

merangsang birahi kenari

merangsang birahi kenari unggulan di http://peliharaburung.com/

Kenari Unggul
Setelah merangsang birahi burung kenari, maka cara pengaturan sangkar dan aksesorisnya bisa dilakukan dengan cara.
kandang dan penempatannya :penangkaran sepasang kenari sebenarnya tidak memerlukan kandang khusus, tetapi dapat menggunakan sangkar soliter bekas pakai.
1. jenis dan ukuran kandang
a. kandang tunggal kotak : bahan kandang ini bisa dari kayu, tripleks, kawat atau bambu. kandang tunggal kotak bis dibuat dengan ukuran minimal panjang 60 cm, lebar 45 cm, dan tinggi 50 cm. salah satu sisi kanan atau kiri, sisi belakang dan sisi atas terbuat dari tripleks. sementara sisi depan, dasar sangkar, dan salah satu sisi sampingnya terbuat dari anyaman bambu. bagian dalam sangkar di cat warna putih agar tampak terang sehingga burung bisa lebih leluasa menemukan makanan atau minuman yang disediakan. kandang tunggal seperti ini ditempatkan berjajar atau ditumpuk kalau terpaksa agar menghemat tempat.

b. sangkar burung :yaitu soliter berbentuk segi empat. ukuran yang baik adalah panjang 40 cm, lebar 40 cm, tinggi 55 cm dan bisa juga ukuran yang lebih besar. bagian sisi kanan, kiri, belakang dan atasnya harus diberi plastik putih transparan. tujuannya untuk melindungi burung, memberi rasa hangat bagi burung, dan mencegah hembusan angin yang berlebihan. apabila sangkar ditempatkan di luar rumah maka bagian depan sangkar ditutup kain pada waktu malam hari.

2. tenggeran : sebaiknya dari ranting kayu yang agak lunak, misalnya kayu randu, petai cina, akasia dan cabang jambu air. sebelum digunakan, kulit luarnya dibuang kemudian dijemur hingga kering. diameter tenggeran sekitar 1-1.5 cm. tenggeran ayng diletakkan dalam penangkaran sebaiknya tidak terlalu banyak karena hanya akan membatasi ruang gerak kenari. upayakan salah satu tenggerannya dekat ke jeruji karena tempat tersebut kelak sebagai tempat pakan hijauan, buah dan kulit cumi-cumi sebagai penambah kalsium.

3. tempat bertelur dan bahan sarang : tempat bertelur dibuatkan dari papan bekas berbentuk kotak atau dapat pula memanfaatkan barang bekas dari plastik yang permukaannya bulat. ukuran setiap panajng sisinya sekitar 12 cm. apabila bentuknya bulat maka diameternya 11 cm. kedalaman atau ketinggian tempat bertelur sekitar 7-8 cm supaya saat burung bertelur dan mengeram bisa tenang. bahan sarang berupa serat sabut kelapa kering, potongan benang wol yang telah dihaluskan, atau dapat pula memanfaatkan bahan sarang siap pakai yang tersedia di pasar burung. penempatan bahan sarang ini tidak perlu terlalu rapi karena kenari akan merusaknya dan menatanya kembali. sarang ditempatkan di bagian sudut atas kandang agak tinggi sehingga kenari mengerami telurnya dengan tenang. tempat sarang diletakkan agak jauh dari tenggeran agar burung tidak menggunakan sarangnya untuk tidur dan beristirahat.

4. lampu listrik : lampu yang dipasang cukup 5 watt dan penempatannya tidak terlalu dekat dengan sarang maupun tenggeran. namun, penerangan ini hanya dinyalakan pada waktu malam hari atau pada saat hujan. dari pengamatan yang dilakukan, penerangan listrik di malam hari dapat menghangatkan badan dan memberikan rasa aman akrena keanri tidak langsung melompat saat ada gangguan yang membuatnya terkejut. penerangan listrik di malam hari juga sangat bermanfaat pada waktu anakan sudah menetas. dalam hal ini, risiko kematian anakan akibat terinjak induknya sering kali terjadi sebagai akibat gerakan mendadak atau lompatan induk karena kaget.

Merangsang birahi kenari diatas haruslah diterapkan agar mendapatkan cara yang tidak salah sasaran.

Untuk melihat informasi berikutnya tentang burung kenari maka lihat menjodohkan kenari efektif.