Mengenal Burung Merpati Peliharaan

Post On: May 14, 2015
By: Dhio

Mengenal burung merpati harus dimulai dari familinya. Burung merpati ada di bagian famili Columbidae yang terdapat 300 jenis di famili ini. Burung merpati memiliki ukuran panjang 35 cm, dengan bentang sayap 60 cm, berat sekitar 400 gram. Burung merpati mulai berkembangbiak sejak umur 6 bulan. Burung kenari selalu berkembang biak setiap tahunnya dan burung ini merupakan tipe burung monogami. Sekali berkembang biak, burung merpati mampu menghasilkan lebih dari 2 telur yang dierami hampir selama 20 hari. Setelah menetas maka induk burung kenari akan mengasuh selama 30 hari yang kemudian anakan burung merpati sudah bisa mandiri. Makanan burung merpati yang utama adalah biji-bijian yang sesuai dengan habitat yang ditinggali.

Ketika mengenal burung merpati mungkin kamu merasa takjub karena burung merpati mampu terbang hingga di ketinggian 6000 kaki, dengan kecepatan 90 Km/jam. Umur burung merpati bisa mencapai 10 tahun. Pemburu burung merpati yang terdapat di alam bebas yaitu burung elang dan sejenis kucing besar juga mau memangsa burung merpati yang lugu dan lucu ini. Hal unik yang dimiliki burung merpati yaitu burung ini bisa melihat dan membedakan warna dan bahkan bisa melihat warna-warna dalam sinar ultraviolet.

mengenal burung merpati

Mengenal burung merpati melalui jenisnya.

1. Merpati POS atau merpati pengantar pesan yang badannya lebih besar dibanding merpati lainnya, Badannya besar karena jangkauan jelajah yang bagus membentuk badannya menjadi besar dan kuat. Jarak mengantar pesan merpati POS ini bahkan bisa mencapai 1000 Km.
2. Merpati Hias bisa dikenali melalui warna di badannya dan bentuk fisik burung merpati. Terdapat beberapa kelas dalam merpati hias seperti :
Berdasar ukuran badan
* Carrier ditandai dengan kelopak mata yang disekitarnya terdapat bentuk lingkaran besar. Tinggi burung merpati hias jenis ini bisa mencapai 50 Cm dengan berat mencapai 700 Gram. Warna burung hias jenis ini ada yang hitam, kuning, merah dan putih. Bulunya juga mengkilat, rapat dan keras.
* Carneau yaitu sejenis burung yang dimakan di Belgia dan perancis. Burung merpati hias jenis ini bisa mencapai berat 750 Gram.
* Mondaine juga berasal dari eropa seperti negara Perancis dan Italia dan dinegara tersebut dijadikan burung konsumsi.

Berdasar bentuk badan dari jenis Mondaine.
1. Fantail, sesuai dengan namanya burung merpati jenis ini bentuk ekornya menyerupai kipas.
2. Jacobin, dinamakan Jacobin karena bulu kepalanya seperti topi yang dipakai pendeta Jacobin.
3. Frillback merupakan burung merpati yang berbulu sedikit ikal di badan dan sayap, bulunya seperti sedikit menggulung.

Berdasarkan warna bulu
1. Modena, dinamakan demikian karena tempat burung merpati ini berasal dengan ukuran 25 cm. Burung merpati jenis ini berbadan gemuk.
2. Florentine, juga dinamakan berdasarkan tempat asalnya yaitu di Florence, Italia. Burung merpati jenis ini badan, ekor, kepala didominasi oleh warna putih.
3. Lahore, burung yang berasal dari Pakistan. Ciri burung ini adalah leher, perut, dada dan ekornya berwarna putih.
4. Oriental Frill yang berasal dari Turki dengan ciri badannya berwarna putih dengan garis-garis pada bahu, sayap dan ekor.

Jenis penyakit yang bisa didapatkan burung merpati :
1. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Kebanyakan penyakit yang dialami burung merpati disebabkan oleh bakteri yang berasal dari pakan yang terinfeksi dan bisa juga tertular karena ada kontak dengan burung lain yang sudah sakit karena bakteri.
2. Penyakit yang disebabkan oleh virus. Penyebaran virus ini biasanya berasal dari air minum yang sudah tercemar oleh virus dan bisa juga karena angin yang membawa virus.
3. Penyakit yang disebabkan oleh jamur. Media penyebaran penyakit jamur ini bisa berasal dari angin, air minum atau bisa juga karena penyebaran dari burung yang sakit.
4. Penyakit yang disebabkan oleh parasit. Parasit yang menyerang burung kenari bisa berasal dari internal ataupun eksternal tubuh burung merpati itu sendiri. Parasit internal bisa berasal dari saluran pencernaan merpati. Parasit eksternal bisa berbentuk kutu dan tungau, hal ini bisa terjadi karena lingkungan tempat tinggal burung merpati yang sudah tidak bersih.

Penyebab sakit, gejala dan pencegahannya.
1. Kanker yang bisa didapatkan oleh merpati, penyakit ini sering terjadi pada merpati yang disebabkan oleh protozoa mikroskopik. Pola penyebaran dan penularan penyakit ini yaitu dari burung satu ke burung lain. Gejala yang bisa dikenali yaitu burung merpati tidak aktif seperti biasanya, berat badan yang berkurang, bulunya sering rontok, kotorannya sangat encer dan terlalu sering minum. Untuk mencegahnya yaitu dengan menjaga kebersihan tempat tinggal, air minum dan pakannya.
2. Koksidiosis yang merupakan penyakit yang menular disebabkan oleh bakteri. Biasanya burung merpati muda yang terinfeksi oleh penyakit ini sehingga bisa dilihat kurangnya nafsu makan. Gejala yang bisa dilihat yaitu nafsu makan yang menurun, sering tidur, kotorannya encer dan hijau. Pencegahannya yaitu membersihkan tempat tinggalnya, pakan, air minum dan jauhkan dari binatang kotor seperti tikus.

Cara mencegah penyebaran penyakit.
1. Selalu jaga kebersihan tempat tinggal burung kenari, pakan, dan juga tempat minumnya.
2. Selalu berikan vaksin yang bisa dibeli di toko burung secara teratur.
3. Selalu cek kotoran burung merpati setiap hari, jika encer maka burung merpati dalam keadaan sakit. Lalu pisahkan burung sakit tersebut dari burung merpati lain supaya tidak menular pada merpati lainnya.
4. Selalu berikan vitamin setiap minggu, bisa menggunakan BirdVit. Gunanya untuk mencegah serangan penyakit dan tetap menjaga kekuatan dan kesehatan tubuh.

Demikianlah mengenal burung merpati, jika ingin mengetahui jenis-jenis burung peliharaan lainnya silahkan lihat di Home. Untuk melihat artikel berikutnya silahkan lihat di memilih burung merpati peliharaan.