Melatih beo pintar ngoceh

Post On: December 4, 2015
By: Dhio

Melatih beo pintar ngoceh merupakan impian para pemelihara burung beo. Beo atau nama latinnya Gracula Religiosa merupakan salah satu jenis burung yang mahir meniru suara burung lain, seperti halnya jalak kerbau dan kakatua. Beo ini bahkan lebih pintar, karena mampu merangkai kata, bersiul, bernyanyi, batuk-batuk atau tertawa, menirukan orang. Kemampuannya akan lebih sempurna lagi jika ia selalu dilatih dengan baik.

Tips melatih beo pintar ngoceh

Melatih beo pintar ngoceh yang pertama adalah lidahnya dikerik dengan cincin emas. Cara tradisional melatih beo bermacam-macam. Seorang pemilik penggemar beo, melakukan latihan untuk beonya masih meniru kebiasaan orang tuanya dulu. Beo dimandikan dengan air kembang dan lidahnya dikerik dengan cincin emas.

Melatih beo pintar ngoceh

Cara ini konon akan meningkatkan kemampuan beo menirukan suara orang. Akan lebih baik lagi kalau lidahnya dipotong. Cara cara ini kurang benar. Itulah setidaknya yang diungkapkan seorang Ornithologist. Menurut ahli, biarkan utuh saja lidah beo agar suaranya bagus, jelas dan keras. Beo yang dikerik lidahnya sebelum dilatih, justru akan semakin galak karena stress. Apalagi bila ujung lidahnya yang berbentuk garpu dipotong. Ini akan menyebabkan beo mati rasa. Sampai ia tak bisa merasakan asin, manis atau pedas.

Menurus seorang pemelihara beo, beo yang dipilih sebaiknya sudah dewasa atau 5 bulan. Karena pada umur itulah beo sangat baik untuk dilatih. Sebaiknya memilih beo yang sama sekali belum pernah dilatih orang. Penampilan fisiknya pun perlu diamati, terutama paruh, kaki dan bulunya harus sehat. Beo yang bentuk paruhnya tidak simetris akan turun kemampuannya menirukan suara orang.

Melatih beo pintar ngoceh yang kedua yaitu dilatih langsung atau lewat kaset. Beo dapat dilatih berbicara langsung oleh pemiliknya atau melalui kaset. Latihan ini dilakukan secara bertahap, dan biasanya setelah 3 tahun ia sudah hafal betul dengan kata-kata yang diajarkan, asalkan latihannya dilakukan di lingkungan yang tenang. Adakalanya dalam 1 tahun latihannya dianggap cukup, karena beo sudah mampu berkata sempurna.

Melatih beo pintar ngoceh

Namun ini bukan jaminan untuk tidak terpengaruh mengucapkan hal-hal lain (selain yang diajarkan pemiliknya) masih cukup baik. Pada tahap pertama, beo dilatih menirukan 2-4 kata, misalnya selamat pagi, apa kabar tuan, mau ke mana sayang dan lain lain. Kalau lebih dari 4 kata biasanya sulit untuk diingat beo. Dan justru dengan kata asing seperti Assalamualaikum, good morning, how are you, beo akan lebih cepat mengucapkannya karena relatif lebih pendek.

Pada tahap berikutnya dalam melatih beo pintar ngoceh, setelah beo pandai menirukan perkataan tahap pertama, latihan dilanjutkan dengan bersiul, misalnya siulan lagu Indonesia Raya. Lalu kalau beo sudah pandai bersiul, dilanjutkan dengan latihan menyanyikan potongan lagu itu dengan syairnya. Setiap latihan cukup dilakukan 15-30 menit.

Makin sering dilatih, beo akan lebih cepat hapal. Pada saat dilatih sangkarnya tidak perlu ditutup, karena penutupan akan mengakibatkan beo jadi galak. Selama masa latihan, ia diberi makan dan minum secukupnya serta dimandikan secara rutin. Umumnya beo menyukai makanan alami seperti buah-buahan dan serangga, daging mentah maupun telur mentah. Sedangkan cabe yang selama ini dianggap baik untuk diberikan secara rutin dicampur dengan nasi, menurut seorang ahli boleh dilakukan tetapi jangan terlalu sering, cukup hanya 2 minggu sekali.

Melatih beo pintar ngoceh dengan baik

Demikianlah cara melatih beo pintar ngoceh, untuk melihat artikel terbaru lainnya silahkan lihat di Home. Untuk informasi berikutnya silahkan lihat di merawat anjing cocker spaniel.