Jenis penyakit menular dari anjing dan kucing ke manusia

Post On: November 11, 2017
By: Dhio

Setiap pemilik anjing ataupun kucing harus tahu jenis penyakit menular dari anjing dan kucing ke manusia. Penyakit yang bisa menyebar dari hewan ke manusia disebut Zoonosis. Penularannya bisa melalui gigitan (penyakit rabies), memegang hewan yang terinfeksi jamur di kulitnya, dan jenis parasit seperti toxoplasmosis, leptospirosis, dan cutaneous larva migran.

Jenis penyakit menular dari anjing dan kucing ke manusia

Beberapa jenis penyakit menular dari anjing dan kucing ke manusia.

Rabies atau anjing gila. Penyakit ini disebabkan virus rabies yang menyerang otak sehingga membuat koordinasi tubuh tidak terkontrol dan bisa menyebabkan kematian. Penularannya bisa melalui gigitan dan air liur hewan seperti anjing, kucing, musang dan monyet yang sudah terinfeksi virus ini. Cara mencegahnya yaitu dengan rutin memberikan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan anda.

Infeksi cacing. Penyebabnya yaitu cacing tambang dan cacing gelang. Penularannya bisa melalui tanah atau lingkungan yang sudah terkontaminasi kotoran hewan yang terinfeksi. Pada manusia bisa menular melalui kulit. Gejala pada manusia yaitu gatal, merah dan terlihat seperti tali di bawah kulit. Gejala pada hewan yaitu anemia, lemas, kehilangan darah dan feses berdarah. Cara pencegahannya yaitu dengan segera cuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan hewan peliharaan anda dan minum obat cacing setiap bulan sekali.

Penyakit leptospirosis. Penyebabnya yaitu bakteri leptospira yang menginfeksi manusia melalui urin atau air yang terkontaminasi urin kucing. Penularannya yaitu masuk melalui kulit yang luka. Bakteri yang masuk bisa menuju ke pembuluh darah dan berkembang biak di ginjal. Gejalanya yaitu muntah, mual, demam dan nyeri. Cara pencegahannya yaitu dengan membersihkan lingkungan terutama jika ada hama seperti tikus tinggal di rumah. Jangan membiarkan luka anda terbuka ketika melakukan aktivitas di tempat yang berair. Jaga kebersihan kandang dan selalu cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas dengan anjing anda.

Penyakit Toxoplasmosis yang sering menyerang ibu hamil. Penyebabnya yaitu protozoa Toxoplasma yang hidup di tubuh kucing. Penularan bisa terjadi ketika setelah membersihkan kotoran kucing anda tidak cuci tangan dengan sabun, cara penularan lainnya yaitu dengan makan daging mentah atau sayur mentah yang kemungkinan tanahnya sudah terinfeksi Toxoplasma. Gejalanya yaitu demam, sakit pada persendian dan mual. Jika menyerang wanita hamil bisa menyebabkan keguguran dan kelainan pada janin.

Penyakit Ringworm atau infeksi jamur pada kulit. Penyebabnya yaitu anjing dan kucing yang menderita infeksi kulit karena jamur dermatofita. Gejalanya yaitu kerontokan yang berakibat kebotakan. Ada luka membulat, merah dan gatal. Penularannya bisa terjadi akibat menyentuh langsung kulit yang terinfeksi lalu tidak cuci tangan, dan daya tahan tubuh yang lemah. Untuk mengobatinya oleskan salep anti jamur, sabun antiseptik dan menggunakan minyak zaitun murni untuk mengurangi kerak pada kulit dan mempercepat kesembuhan pada kulit.

Penyakit scabies. Disebabkan oleh tungau yang menginfeksi kucing, anjing, kelinci dan hamster. Gejalanya yaitu kulit menjadi keras disertai botak, gatal dan bernanah. Untuk mengobatinya bisa dengan mengoleskan salep yang mengandung antiparasit. Pencegahannya yaitu dengan selalu cuci tangan sebelum dan sesudah memegang hewan peliharaan.

Semua penyakit pada hewan yang bisa menular ke manusia sebenarnya bisa dicegah dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Dan rutin membawa hewan peliharaan untuk pemeriksaan dan vaksinasi.

beberapa Jenis penyakit menular dari anjing dan kucing ke manusia

Demikian informasi mengenai Jenis penyakit menular dari anjing dan kucing ke manusia. Semoga informasi diatas bermanfaat. Untuk melihat artikel lainnya silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai penyebab kotoran anjing dan kucing mengandung darah.