Dampak buruk pemberian nasi terlalu banyak pada kucing

Post On: November 11, 2017
By: Dhio

Setiap pemelihara kucing harus tahu dampak buruk pemberian nasi terlalu banyak pada kucing. Ketika melihat kucing makan nasi yang dicampur dengan ikan mungkin sering anda lihat namun harus diberikan dalam porsi sedikit.

Dampak buruk pemberian nasi terlalu banyak pada kucing

Beberapa dampak buruk pemberian nasi terlalu banyak pada kucing.

Kucing mengalami kekurangan nutrisi yang dibutuhkannya yaitu lemak, mineral, vitamin e dan vitamin b12 yang bisa mempengaruhi metabolisme tubuh. Ketika anda memberikan nasi yang sama jumlahnya dengan ikan maka tentu tidak baik. Porsi yang benar adalah porsi nasi harus setengah dari porsi ikan atau dagingnya. Agar konsumsinya lebih banyak ke ikan bukan pada nasi.

Kucing adalah hewan karnivora atau pemakan daging. Oleh karena itu kebutuhan protein dan asam amino dari daging, ayam atau ikan harus menjadi konsumsi utama dan dilebihkan daripada porsi nasi yang anda berikan.

Nasi mengandung karbohidrat, tetapi kucing tidak terlalu membutuhkannya. Energi yang didapat kucing bisa berasal dari protein yang sudah disintesa menjadi energi. Jadi tidak perlu memberikan nasi dengan porsi banyak pada kucing.

Bisa menyebabkan diare. Kucing memiliki sedikit enzim amilase yang berfungsi mengubah karbohidrat menjadi energi. Karena jumlahnya yang sedikit jadi tidak bisa mengolah konsumsi karbohidrat nasi yang berlebihan. Jika masih tetap diberikan dalam jumlah besar maka bisa menyebabkan saluran cerna terganggu yang menyebabkan diare, bau feses lebih asam dan perut kembung.

Kucing membutuhkan zat taurine dan arginin yang hanya bisa didapatkan dari ikan, bukan nasi. Kekurangan kedua zat ini bisa membuat kelainan mata, kelainan otot jantung, keguguran saat hamil, kelainan janin yang tentunya tidak anda inginkan.

Demikian informasi mengenai Dampak buruk pemberian nasi terlalu banyak pada kucing. Semoga informasi diatas bermanfaat. Untuk melihat artikel lainnya silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai jenis luka pada hewan peliharaan dan cara menanganinya.