Cara merawat lovebird untuk lomba

Post On: November 30, 2015
By: Dhio

Cara merawat lovebird untuk lomba memang perlu diketahui baik sebelum dan sesudah lomba. Burung lovebird selain sebagai burung lomba, ia juga mempunyai jiwa petarung. Apabila melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar. Perawatan harian relatif mudah. Setiap pagi hari burung perlu diangin-anginkan sekitar 30 menit. Setelah itu baru dimandikan, bisa dimandikan dengan spray embun atau mandi di karamba. Setelah mandi, usahakan dikelompokkan dengan burung lain agar dapat melihat burung sejenis. Setelah dijemur, diangin-anginkan di teras selama 30 menit baru sangkar dikerodong. Siang hari burung dapat dimaster dengan suara master atau burung love bird lainnya. Sore hari burung diangin-anginkan kembali. Setelah itu burung dikerodong. Selama istirahat burung kembali diperdengarkan suara master.

Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan dari cara merawat lovebird untuk lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung. Tiga hari sebelum lomba tambahkan ekstra fooding pada campuran pakan bijinya. Dua hari sebelum lomba, lovebird sebaiknya dijemur maksimal 20 menit saja setiap hari. Satu jam sebelum lomba dimulai atau digantungkan, berikan kangkung segar. Sedangkan perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung. Pemberian pakan setelah lomba dikembalikan ke stelan pakan harian. Sehari setelah lomba berikan multivitamin pada air minum. Penjemuran dilakukan maksimal 30 menit perhari selama tiga hari setelah lomba.

merawat lovebird untuk lomba

Sebelum memilih burung lovebird, pilihlan dengan kualitas seperti dibawah ini.

  1. Karakteristik suara. Lovebird kualitas lomba biasanya memiliki durasi lagu yang panjang dengan lantunan lagu yang bervariasi. Ada yang datar dan ada yang bergelombang, yang bergelombang inilah dinamakan memiliki tingkatan oktaf sebagai dasar penilaian sebagai juara.
  2. Gaya. Dalam penilaian suatu lomba biasanya gaya merupakan salah satu penunjang sebagai daya tarik yang menjadikan nilai plus sang juara. Ada beberapa gaya tampilan saat si burung cinta ini dalam melantunkan lagunya. Biasanya gaya yang paling menarik perhatian adalah yang mendongakkan kepala ke atas seperti burung tledekan. Bila gaya ini dibawakan dengan putaran badan di atas tangkringan merupakan nilai plus yang luar biasa.
  3. Variasi lagu. Lantunan yang dibawakan burung cinta ini memiliki beragam lagu khas lovebird ataupun beberapa jenis lagu dari suara masteran burung lain, hal ini menjadi daya tarik tersendiri karena memiliki lagu yang beragam sehingga akan menjadikan unggul dalam irama lagu.

Cara merawat lovebird untuk lomba

cara merawat lovebird untuk lomba yang benar

Pertama adalah mandi pagi, sekitar 7.30 pagi (setelah sebelumnya dianginkan 30 menit sebelumnya). Cara memandikannya bisa dengan disemprot dengan spray embun atau dibiarkan mandi sendiri di karamba. Caranya dengan mengarhkan ke atas, sehingga arah airnya tidak vertikal tapi horisontal. Dengan begitu, airnya akan turun seperti air mancur atau hujan. Setelah basah kuyub, burung dijemur selama 3 jam atau hingga jam 11.00. Kemudian burung dipindahkan ke tempat yang teduh untuk diangin-anginkan hingga menjelang sore. Untuk ekstra fooding bisa diberikan jagung muda, kecambah atau toge dan sayur kangkung. Namun menu tambahan tersebut diberikan secara berganti-ganti setiap harinya. Jika hari senin diberi jagung, selasa diberi kecambah, lalu rabu diberi kangkung. Begitu seterusnya, sampai menjelang lomba.

Cara merawat lovebird untuk lomba lengkap

Menjelang lomba, menu dan perawatan lovebird cukup sederhana. Pada umumnya sejak 2 hari menjelang lomba, penempatan burung harus diasingkan dari burung love bird lain. Jangan sampai ia melihat ada burung sejenisnya, karena hal itu akan memancing birahi dan emosinya. Sementara untuk mandi, jemur dan menu pakannya tetap seperti biasanya. Yaitu bergantian secara berkala. Hanya penempatannya saja berbeda dari biasanya. Baik di luar maupun di dalam rumah. Hal tersebut dilakukan hingga berangkat ke lomba. Sesampainya di lomba, ada beberapa perlakuan yang harus dilakukan itupun tergantung kebiasaanya. Sesampainya di dalam tenda lomba, burung tidak langsung digantungkan tapi didiamkan menunggu para juri memasuki lapangan. Karena ada beberapa karakter burung yang cepat sekali beraksi ketika kerodong dibuka. Karena itulah mengapa menunggu para juri masuk dulu ke arena, baru kemudian digantungkan. Setelah mengikuti lomba, burung biasanya harus kembali dimandikan setibanya di rumah. Setelah itu diangin-anginkan sebentar dan dilanjut dengan ditutup kerodong. Esoknya diperlakukan seperti perawatan hariannya.

Demikianlah informasi mengenai cara merawat lovebird untuk lomba. Untuk melihat jenis-jenis burung peliharaan lainnya silahkan lihat di Home. Untuk informasi berikutnya silahkan lihat diĀ aneka ikan hias laut.