Cara Menjodohkan Burung Lovebird

Post On: November 25, 2015
By: Dhio

Cara menjodohkan burung lovebird bisa dilakukan dengan dua cara yaitu kawin alami atau paksa. Induk yang siap ditangkarkan harus memenuhi syarat usia kawin, minimal 8 bulan. Selain itu sang induk harus benar-benar sehat yang ditandai dengan mata yang bersih tidak berair, kegemukan yangcukup dan tidak sakit pilek. Perhatikan pula gerakannya yang lincah dengan birahi yang cukup. Cara menjodohkan burung lovebird terbaik yaitu memilih lovebird yang sudah terlihat berpasangan yang ditandai dengan bertengger saling berdekatan dan saling menyelisik bulu di kepala dan leher. Sebaliknya bila salah satu pasangan tidak siap kawin biasanya yang tidak siap kawin itu sering mengalami kematian karena merasa ketakutan dan kelelahan terus dikejar-kejar oleh yang telah siap kawin. Selain memilih jenis kelamin yang tepat, agar lovebird tidak bertengkar saat dipasangkan sebaiknya memilih yang sudah siap kawin atau birahi. Untuk mengetahui keadaan birahi dapat dilihat melalui duburnya. Bila sudah dalam keadaan masa siap kawin duburnya berwarna agak kemerah-merahan.

menjodohkan burung lovebird

Cara menjodohkan burung lovebird

Untuk mengetahui apakah lovebird yang ditangkar sudah tua atau masih muda, melihat bagian paruhnya apa warna merah pada paruh terlihat lebih matang atau biasa, bila terlihat lebih merah merona berarti usia burung ini telah tua. Serta ada lagi salah satu ciri juga, lihat pada bagian kaki-kakinya, apa terlihat basah atau kering. Bila terlihat basah, itu berarti muda, tapi sebaliknya bila terlihat kering itu berarti lovebird itu sudah tua. Indukan betina yang paling sering ngacor dari pada indukan jantan, dan lagi antara indukan jantan dan betina usianya jangan terlalu jauh. Karena indukan jantan akan dihajar bila indukan betina mulai terangsang tapi indukan jantan tidak menginginkan ini. Kalau sudah begini segera dipisah saja untuk beberapa waktu. Dalam waktu 2-3 minggu dari proses penjodohan, lovebird akan segera bertelur. Selama 18-21 hari, sepasang lovebird akan mengerami telurnya secara bergantian sampai telur itu menetas. Selanjutnya piyikan akan mendapatkan suapan makanan dari indukan selama belum bisa keluar sangkar sendiri untuk mencari makan.

Tapi ada yang memanen anakan lovebird pada saat usia dua minggu. Sebenarnya memanen piyikan lebih dini membuat lovebird bisa terpacu produktivitasnya, karena seminggu kemudian indukan pasti bertelur. Cara menjodohkan burung lovebird yang kerap dilakukan antaranya yakni burung yang dianggap jantan dan betina cukup didekatkan sangkarnya. Bila burung tersebut birahi biasanya saling memberi tanda berupa gerakan tubuh yang cukup agresif untuk menarik lawan jenisnya. Kadang bunyi kekekan yang panjang, bahkan sang betina merendahkan tubuh dan membuka sayap aar dia dikawini. Kalau hal ini terjadi, biasanya begitu dicampurkan dalam satu kandang sehingga mereka mau kawin.

Cara menjodohkan burung lovebird

Bila mengetahui burung pasti jantan dan betina serta berjodoh, dengan cara memasukkan burung tersebut dalam penangkaran. Penangkaran sebenarnya membuat kita tahu pasangan lovebird sudah sejodoh. Bila kita pindahkan ke kandang lain atau ada yang membelinya kita gampang mengidentifikasinya, berbeda bila menangkarkan dalam kandang umbaran. Kita kesulitan menangkapnya bila akan kita pindahkan atau kita jual, karena persamaan warna. Sedangkan dalam kandang umbaran lovebird yang dilepas akan mencari jodoh sendiri, meskipun dari luar kita sudah mendodohkannya. Biasanya lovebird akan mencari pasangan lagi bila kita baru menjodohkan kemudian kita masukkan lagi ke kandang umbaran. Kecuali lovebird tersebut sudah pernah berproduksi di kandang engkel kemudian kita masukkan kandang umbaran, biasanya akan menjadi jodoh yang abadi. Jangan lupa bahwa Cara menjodohkan burung lovebird yang paling efektif adalah dengan menjodohkan burung yang sudah sayang dan setia pada pasangannya.

Cara menjodohkan burung lovebird dengan cara alami memudahkan lovebird untuk mencari pasangannya sendiri, jauh beda dengan kawin buatan atau paksa, yang mana kedua pasang indukan dipasangkan dan dikawinkan. Untuk kawin buatan, kedua calon indukan dimasukkan dalam sangkar terpisah, bila kedua calon indukan ini terlihat bercumbu dan tubunya sering didekatkan terus pada pasangannya, berarti burung ini siap untuk kawin serta siap untuk ditangkar. Tapi ada kelemahan kawin buatan. Saat ditempel burung terlihat harmonis, tapi ketika dicampur dalam satu sangkar bisa jadi kedua calon indukan itu tidak akur. Beda dengan cara kawin alami, mereka bisa memilih pasangannya sendiri-sendiri. Sekitar satu minggu, kedua pasangan yang terlihat gandengan lantas diambil dan dimasukkan ke dalam kandang produksi. Bagi para yang ingin belajar cara menjodohkan burung lovebird sebaiknya menyatukan lovebird yang baru ke alam kandang ternak pada malam hari untuk menghindari pertengkaran sepasang lovebird tadi yang akan dapat menimbulkan kematian atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara menjodohkan burung lovebird alami

Demikianlah informasi mengenai cara menjodohkan burung lovebird. Untuk mengetahui jenis jenis burung peliharaan lainnya silahkan lihat di Home. Untuk informasi berikutnya silahkan lihat diĀ cara merawat piyik lovebird.