Cara Menangani dan mencegah penyakit rabies pada anjing

Post On: November 9, 2017
By: Dhio

Setiap pemilik harus tahu cara menangani dan mencegah penyakit rabies pada anjing. Penyakit rabies bisa menyerang anjing tanpa terlihat. Virus ini bisa membunuh setelah 3 bulan menjangkiti tubuh anjing.

Cara Menangani dan mencegah penyakit rabies pada anjing

Fase pertama yaitu Prodromal. Fase ini terjadi 3 hari setelah anjing terinfeksi virus rabies. Gejalanya yaitu nada anjing berubah saat menggonggong, suka menggigit tidak jelas meskipun itu bukan kebiasaannya, tubuh demam, nafsu makan menurun dan anjing menjadi pendiam dan pemurung.

Fase kedua yaitu Mad dog syndrome. Di masa fase ini, anjing menjadi lebih agresif dan perilakunya diluar batas kewajaran. Anjing bahkan akan menggigit siapapun di dekatnya bahkan itu anda. Gejala dari fase ini adalah ingin memakan apapun yang ada didepannya meskipun jelas itu tidak bisa dimakannya, Lebih sering menggonggong, pupilnya akan terus terbuka, wajah anjing penuh kewaspadaan, anjing tidak takut pada apapun bahkan pada anda, bagian tertentu di tubuh anjing susah digetakkan hingga saat berdiri mudah gemetaran hingga terjatuh.

Fase terakhir yaitu Paralytic. Ini adalah fase anjing gila. Virus sudah mematikan hampir semua sel otak dan jaringan sum sum tulang belakang. Anjing akan mati 3 hati kemudian. Ciri ciri anjing sudah di fase ini adalah susah bernapas dan sering tersedak, mulut sering terbuka lebar, mengeluarkan air liur dalam jumlah banyak, air kencing akan terus keluar hingga semua otot kaku dan anjing diam tidak berbuat apa apa. Setelah fase ini anjing akan mati perlahan lahan.

beberapa Cara Menangani dan mencegah penyakit rabies pada anjing

Beberapa cara menangani dan mencegah penyakit rabies pada anjing

Anjing yang terkena rabies bisa dideteksi di awal fasenya. Segera bawa ke dokter hewan untuk diperiksa lalu minta vaksin rabies. Ketika masih berada di fase pertama, anjing masih bisa diselamatkan. Namun jika sudah masuk vase kedua dan ketiga maka peluang anjing akan hidup akan semakin kecil.

Cara lainnya yaitu jangan membiarkan anjing berkeliaran diluar pekarangan rumah. Ketika anjing keluar rumah untuk waktu yang lama, periksa bagian tubuhnya. Jika ada bekas luka gigitan maka segera bawa ke dokter hewan.

Demikian informasi mengenai cara menangani dan mencegah penyakit rabies pada anjing. Semoga informasi diatas bermanfaat. Untuk melihat artikel lainnya silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai gejala penyakit kulit pada anjing.