cara budidaya ikan hias air tawar

Post On: June 3, 2016
By: Dhio

Cara budidaya ikan hias air tawar memang sudah semakin berkembang saat ini, dikarenakan bisnis ikan hias bisa menjadi bisnis jangka lama yang bisa cukup menguntungkan. Cukup dengan modal yang tidak terlalu besar dan memiliki dasar keterampilan dalam budidaya ikan, maka diharapkan anda juga bisa mendapatkan passive income dari usaha budidaya ikan hias air tawar ini. Untuk kota kota besar, permintaan terhadap ikan hias air tawar bisa dibilang tidak ada habisnya setiap hari.

Kenapa cara budidaya ikan hias air tawar banyak dicari oleh orang? Karena usaha budidaya ikan hias tidak memerlukan lahar yang terlalu luas, modal nya cukup murah dan dapat dilakukan oleh anggota keluarga anda sendiri dan memerlukan waktu yang tidak terlalu lama untuk memeliharanya.

cara budidaya ikan hias air tawar

Cara budidaya ikan hias air tawar yang baik

 Cara budidaya ikan hias air tawar yang pertama yaitu wadah pemeliharaan ikan hias

Wadah pemeliharaan ikan bisa dari berbagai jenis, asalkan tidak bocor. Namun wadah yang paling sering digunakan adalah akuarium, kolam bak semen dan kolam terpal. Wadah ini bisa dibuat mengalir ataupun yang tergenang, tapi lebih disarankan yang mengalir untuk menjaga kesegaran air dan kandungan oksigennya. Wadah budidaya ini terdiri dari wadah perawatan induk, pemijahan, penetasan telur, pendederan, pembesaran dan penampungan hasil. Sesuaikan wadah dengan luas tempat yang dimiliki dan modal.

 

Cara budidaya ikan hias air tawar yang kedua yaitu Lingkungan hidup dalam wadah

Lingkungan hidup yang dimaksud di sini adalah air, suhu, derajat keasaman (PH), kesadahan air, kandungan oksigen terlarut dan kecerahan. Untuk membudidayakan ikan hias haruslah sesuai dengan kondisi lingkungan air yang ada disekitar kita. Lingkungan air yang ideal dan bagus untuk ikan hias rata-rata adalah untuk suhu air 24 – 300C, PH 6-7, oksigen terlarut > 3 ppm dan kecerahan air 30 – 60 cm.

Sumber air untuk budidaya ikan hias yang bisa digunakan adalah air tanah, air sungai dan air PAM. Macam macam jenis air tersebut harus diendapkan dahulu minimal 12-24 jam sebelum digunakan agar kandungan oksigen terlarutnya cukup dan zat zat lainnya hilang.

Untuk membuat PH yang sesuai dapat dilakukan dengan memberikan kapur bordo dengan dosis secukupnya bila terlalu asam/basa.

Kesadahan air bisa menunjukkan kandungan mineral seperti kalsium, magnesium dan seng. Tingginya kesadahan air  sangat dipengaruhi oleh kondisi sekitar seperti jenis tanaman dan mikroorgnisme. Kesadahan atau kekerasan air yang ideal berkisar antara 70 – 100 HD.

Kandungan nitrit bisa berasal dari sisa pakan, kotoran ikan, lumut, tanaman mati yang terdekomposisi dalam siklus nitrogen. Kandungan nitrit sangat berpengaruh terhadap kesehatan yang berakibat pada pertumbuhan dan perkembangan ikan

berbagai cara budidaya ikan hias air tawar

Cara budidaya ikan hias air tawar yang ketiga yaitu pakan ikan hias

Pakan ikan hias bisa berupa pakan alami atau buatan. Pakan alami yang bisa diberikan adalah kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, serangga, kodok, ikan hidup/mati. Sedangkan pakan buatan seperti pellet yang kadar proteinnya dapat diatur sesuai kebutuhan pertumbuhan ikan.

 

Cara budidaya ikan hias air tawar yang keempat yaitu pemijahan calon indukan ikan hias

Indukan yang dipilih harus mencukupi umur untuk dipijahkan dan sudah matangnya gonad (kelamin). Untuk mengetahui tingkat kematangan gonad bisa dilihat dari cirinya. Ciri induk matang gonad untuk induk betina antara lain dengan melihat perut gendut ke arah genital dan bila diraba terasa lembek serta halus, genital menonjol (membuka) dan bila diurut akan keluar beberapa telur. Sedangkan untuk indukan jantan yang matang gonad dicirikan bila diurut kearah genital akan mengeluarkan cairan sperma. Biasanya Ikan hias akan mengalami matang gonad dan dapat dipijahkan pada umur sekitar 4 – 12 bulan dan tergantung jenis ikannya. Calon indukan ikan hias, kondisi badannya harus sehat, tidak terjangkit penyakit dan berasal dari keturunan (gen) yang baik dan bagus. .

 

Cara budidaya ikan hias air tawar yang kelima yaitu pemijahan ikan hias

Pemijahan ikan untuk proses pembuahan telurnya bisa berlangsung secara internal dan eksternal. Ikan hias ada yang bertelur dan beranak. Perlakuan proses pemijahan berbeda beda tergantung pada jenis ikannya. Oleh karena itu harus disiapkan media, bahan, alat yang diperlukan dan sesuai prosedur dalam proses pemijahan. Tidak semua ikan hias bisa melakukan pemijahan secara alami. Untuk membudidayakan ikan hias yang tidak bisa memijah secara alami perlu dilakukan dengan cara menyuntikkan hormon perangsang agar bisa memijah baik secara alami atau melalui pengurutan (stripping).

cara budidaya ikan hias air tawar yang benar

Cara budidaya ikan hias air tawar yang keenam yaitu penetasan telur ikan hias

Jumlah telur akan menetas dan kapan menetasnya tergantung dari jenis ikannya. Biasanya telur ikan akan menetas setelah 24 jam menjadi larva. Penetasan telur dapat dilakukan di akuarium,kolam permanen dan corong. Dalam proses penetasan telur ikan hias, ada yang dilakukan dengan cara mengangkat kedua induknya atau ada yang induknya ditinggal salah satunya.

 

Cara budidaya ikan hias air tawar yang ketujuh yaitu Perawatan Larva hingga Pembesaran

Telur yang sudah berkembang menjadi larva akan mulai berenang. Larva ikan tersebut dapat ditempatkan dalam akuarium, hapa, kolam bak, bak plastik dan kolam tanah serta wadah lainnya.

Selama mulai menetas sampai berumur kurang lebih seminggu, larva tidak perlu diberi makan karena masih membawa cadangan makanan berupa kuning telur. Setelah berumur seminggu sudah bisa diberikan makanan berupa kutu air atau artemia, cacing sutera atau jenis makanan lainnya dari pakan alami atau buatan yang ukurannya lebih kecil dari mulut larva. Setelah ikan berukuran benih, mulai besar pakan yang diberikan berupa kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, serangga, kodok, atau pellet. Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore.

Cara budidaya ikan hias air tawar ini memang sedikit sulit karena kepadatan penebaran benih ikan harus disesuaikan dengan luasan media budidaya ikan, jangan terlalu padat atau terlalu jarang. Bila terlalu padat menyebabkan pertumbuhan ikan menjadi lambat dan jika jarang maka menjadi tidak efisien penggunaan media budidaya (pemborosan).

cara budidaya ikan hias air tawar yang baik

Air yang menjadi tempat benih ikan hidup semakin lama akan mengalami penurunan kualitas air menjadi kotor akibat sisa makanan dan kotoran ikan. Oleh karena itu diperlukan pembersihan air dengan cara membuka pipa pembuangan atau menyedotnya. Air yang dibuang tidak harus semuanya, maksimal ¾ bagiannya. Setelah itu diisi kembali dengan air yang sudah diendapkan sebelumnya dan jangan menggunakan air baru. Oleh karena itu para pembudidaya harus memiliki tendon air agar dapat melakukan penyedotan kapan saja. Frekuensi pembersihan air cukup seminggu sekali.

Ikan-ikan yang dirawat secara benar akan mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan dan perkembangan setiap ikan biasanya tidak seragam. Ada yang menjadi besar lebih dahulu, normal dan ada yang bantet (kontet). Untuk itu perlu dilakukan penyortiran ikan. Ikan ikan yang berukuran seragam dikelompokkan agar pertumbuhannya seragam. Setelah dilakukan pengelompokan ini perlu dilakukan pengelompokan selanjutnya.

Lama proses pemeliharaan ikan hias sampai siap dijual tergantung pada jenis ikannya. Pada umur 1-2 bulan biasanya ikan berukuran 1-2 inci. Biasanya ikan sudah siap dijual saat ukurannya sudah 3 inci.

Demikian informasi mengenai cara budidaya ikan hias air tawar, untuk mengetahui artikel terbaru silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai umpan ikan sungai manjur.