Cara Beternak Burung Lovebird

Post On: November 23, 2015
By: Dhio

Cara beternak burung lovebird tidaklah terlalu rumit asalkan kita tahu cara beternak yang benar. Lovebird ternyata memiliki banyak daya tarik. Tidak hanya warna-warni bulunya saja yang menarik tetapi juga gerakan dan tingkah lakunya. Tingkah yang lucu dan menarik ini diperlihatkan dengan pasangannya masing-masing. Meskipun hidup dalam satu kelompok besar, pasangan lovebird ini akan tetap mempertahankan ikatan yang kuat. Lovebird membentuk ikatan menjadi pasangan sesudah rontok bulu pertama dan mempertahankan ikatan cinta tersebut seumur hidupnya. Di alam atau di kandang penangkaran, pasangan burung lambang cinta ini secara rutin dan teratur saling menyelisik bulu. Terutama bulu yang ada di punggung, kepala, leher atau bulu di tempat lainnya yang tidak bisa diraih dengan paruhnya sendiri. Hal ini dilakukan oleh pasangannya.

Sebelum mengetahui cara beternak burung lovebird, kita perlu mengetahui sifatnya. Pasangan burung lovebird secara bergantian saling menyelisik bulu ini menjadi pemandangan yang sangat menarik. Selain dilakukan oleh pasangannya, induk jantan dan betina juga menyelisik bulu anaknya. Hal ini dilakukan induk lovebird sekaligus untuk membersihkan kotoran yang melekat di bulunya. Selain saling menyelisik bulu yang merupakan perlambang kesayangan dengan pasangannya. Burung cinta juga saling memberi makan dari temboloknya. Saling menyuapi antar pasangan ini tidak dilakukan dalam waktu tertentu, tetapi dilakukan sewaktu-waktu. Caranya, makanan yang sudah ditelan dan setengah dicerna ini dimuntahkan lagi kemudian dilolohkan ke pasangannya. Pada musim berkembang biak, dan induknya mengerami telurnya, perilaku ini semakin sering terlihat dan kegiatan ini untuk menstimulasi perilaku seks.

Cara beternak burung lovebird

Induk jantan menyuapi makanan kepada induk betina yang sedang mengeram. Jadi ketika mengetahui cara beternak burung lovebird, kamu mengetahui kamu harus memberikan pasokan pakan yang banyak pada sang jantan. Nanti biar sang jantan yang memberi makan pasangannya. Sang jantan memberi makan kepada sang betina dari temboloknya sampai sang anak menetas. Setelah telurnya menetas, induk betina gantian menyuapi anaknya. Ini dilakukan selama anaknya tersebut masih berada di dalam sarang. Setelah anaknya keluar dari sarang, maka induk jantan bergantian menyuapi anaknya, hal ini dilakukan sampai anaknya besar dan bisa makan sendiri.

Dalam memadu kasih dengan pasangannya, lovebird tidak mau diganggu. Jadi cara beternak burung lovebird yang baik yaitu menempatkan kandangnya di tempat yang tidak terlalu bising dan tidak ada manusia atau binatang lain yang berlalu lalang. Bila ada pasangan lain yang dimasukkan ke dalam satu sangkar, penghuni lama marah dan langsung menyerangnya bila pendatang tersebut mendekati sarangnya. Agar hal ini tidak terjadi, sebaiknya dalam satu sangkar hanya untuk satu pasangan saja. Perilaku bersuara juga dilakukan untuk memanggil pasangan atau anaknya. Juga saat terbang secara berkelompok, suaranya yang sangat tajam dan keras akan selalu terdengar. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kesatuan dalam satu kelompok dalam mencari makan dan minum.

Cara beternak burung lovebird yang benar

Cara beternak burung lovebird memang harus dimulai dari pemilihan sangkar. Seperti laiknya burung jenis lainnya kandang merupakan syarat utama ketika akan beternak lovebird. Beragam model dan letak kandang yang dibangun peternak, tetap menjadi pabrik pencetak lovebird yang bagus. Sebelum membangun kandang yang mesti diperhatikan dan dipersiapkan adalah lokasi lahan yang akan digunakan. Ukurannya tidak harus luas. Penempatannya pun bisa di dalam ruangan atau di luar secara permanen atau diletakkan berderet dengan sekat pembatas. Terpenting cukup mendapat sirkulasi udara maupun sinar matahari. Hal ini berguna untuk menjaga kelembapan udara di dalam kandang. Lovebird memerlukan sinar matahari untuk menjaga kondisi tubuhnya. Oleh karena itu, jika diletakkan dalam rumah, diusahakan kandang dapat dipindah-pindah setiap saat. Hal ini bertujuan agar memudahkan penjemuran lovebird yang berada di dalam kandang tersebut. Sebaiknya, mendapatkan sinar matahari langsung sekitar 3 jam setiap hari (disarankan jam 7-10 pagi). Jika diletakkan di luar rumah, pastikan kandang tersebut memiliki atap menutup. Atap ini berguna sebagai pelindung dari sinar matahari yang berlebihan dan juga terpaan air sewaktu hujan.

Cara beternak burung lovebird yang baik

Usahakan atap ini terbuat dari bahan pelindung seperti kayu, sabut kelapa, asbes, maupun genteng canal. Hindari penutup kandang yang berbahan seng karena akan menyebabkan suhu kandang menjadi terlalu panas. Lovebird sangat lincah, suka bermain-main, dan suka beterbangan ke sana kemari. Maka dari itu, usahakan agar kandang lovebird memiliki ruang yang cukup luas yaitu minimal 2 kali panjang rentang sayapnya. Selain itu, lovebird cenderung terbang ke arah horizontal daripada vertikal. Karena itu, diusahakan kandang lovebird tersebut lebih memanjang ke samping daripada memanjang ke atas. Ukuran kandang minimun untuk sepasang love bird adalah 90 X 50 X 50. Jika ingin memelihara banyak lovebird sekaligus dalam satu kandang, tentunya dibutuhkan kandang yang lebih besar lagi. Pastikan ukuran kandang ini tidak terlalu sempit bagi lovebird. Sebagai perkiraan kandang dengan panjang 2 m, lebar 1 meter dan tinggi 1.5 meter cukup untuk sekitar 4 pasang lovebird. Lovebird dikenal sebagai burung yang suka mengerat dan memiliki paruh yang cukup tajam. Maka dari itu, diusahakan jeruji kandang terbuat dari kawat ataupun besi. Jangan terbuat dari katu atau bambu. Selain itu, rasa ingin tahu yang besar dari burung ini cenderung membuat lovebird mengerati benda-benda di sekitarnya termasuk jeruji kandang.

Sangkarnya harus terbuat dari kawat atau besi juga lebih aman dari serangga atau hewan-hewan pemangsa seperti tikus maupun kucing. Jarak antar jeruji sekitar 2 meter dari sangkar lain dan berjarak minimal 1 meter dari tanah. Persiapkan kotak yang akan diletakkan dalam kandang. Ukuran kotak sekitar 20 X 40 X 20 cm yang berfungsi sebagai tempat lovebird bertelur, mengeram, menetas dan merawat piyikan. Jangan lupa kotak tersebut perlu dibuat lubang berdiameter 15 cm. Gunanya untuk ventilasi sekaligus jalan keluar masuknya indukan. Properti seperti ni disesuaikan dengan habitat lovebird. Sebab di alam bebas memang bersarang di goa atau gowok. Sedangkan media lain yang harus ada di kandang adalah tempat makan dan minum. Juga akan lebih baik lagi bila dilengkapi pula tempat khusus asinan ikan nus (cum-cumi). Asinan juga merupakan menu yang disukai lovebird untuk menjaga kebutuhan kalsium dalam tubuhnya.

Wadah pakan. Usahakan wadah pakan untuk lovebird terbuat dari bahan-bahan keras yang tidak mudah mengelupas atau rusak, misalnya plastik keras, kaca, maupun logam. Penggunaan wadah pakan yang terbuat dari bahan lembek seperti plastik lunak maupun karet agar dihindari. Wadah pakan ini akan menarik perhatian lovebird sehingga akan terdorong untuk menggigit untuk mengunyah. Karena suka mandi, siapkan wadah yang cukup lebar sebagai sarana minum dan mandi. Usahakan wadah tersebut memiliki diameter lebih dari 20 cm. Seperti halnya wadah pakan, diusahakan bahan wadah  air ini terbuat dari bahan keras, tetapi bukan dari logam yang mudah berkarat karena tempat ini akan terus-menurus diisi air. Selain beberapa perlengkapoan utama di atas, ada beberapa perlengkapan tambahan lain yang bsia disediakan. Salah satunya yaitu kotak penyapan. Kotak penyapan adalah sebuah tempat yang digunakan untuk merawat dan menyuapi anak-anak lovebird saat induk tidak mau merawatnya. Dalam beberapa kasus sering terjadi kedua induk lovebird tidak mau merawat anak-anaknya. Pada saat inilah kotak penyuapan ini dibutuhkan. Kotak penyuapan biasanya terbuat dari papan kayu setebal 2 cm dengan ventilasi di dua sisinya. Kotak ini memiliki panjang, lebar dan tinggi yang sama, yaitu 40 cm. Di dalam kotak ini, selanjutnya dipasang lampu berdaya 5 watt. Mereka suka bermain-main. Oleh karena itu, sebaiknya berbagai mainan juga turut disediakan. Lovebird yang memiliki kesempatan bermain akan jarang terkena stress. Coba letakkan cermin di dalam kandang. maka anda akan dibuat kagum bagaimana burung bertingkah di depan cermin. Bukan merasa bertemu musuh, tetapi akan benar-benar bercermin seperti layaknya manusia. Ia akan menggerakkan badan dan sayapnya untuk bersolek di depan cermin. Cara beternak burung lovebird akan berhasil jika kamu bisa membuat lingkungan yang senyaman mungkin.

beternak burung lovebird

Beberapa mainan yang dapat digunakan untuk lovebird antara lain, kelereng besar, ayunan, tangga dan roda berputar seperti yang biasa digunakan untuk hamster. Pada dasarnya anda bebas memilih mainan apa saja yang akan diberikan pada lovebird. Akan tetapi, jangan gunakan berbagai mainan yang terlau kecil atau terbuat dari bahan lunak. Paruh lovebird sangat tajam sehingga bukannya tidak mungkin jika mainan-mainannya tersebut rusak digigit. Lebih bahaya lagi jika ada yang tertelan. Cara beternak burung lovebird selanjutnya setelah kandang penangkaran selesai yaitu memilih indukan unggul untuk diternakkan. Untuk memilih indukan lovebird gampang-gampang susah. Penghobi bisa memulai dengan menempatkan beberapa burung tersebut ke dalam kandang. Kalau bisa, kandang menghadap ke arah matahari terbit. Ini semua bertujuan agar hawa dingin pagi hari dapat dihangatkan sinar matahari pagi. Perlu penambahan aksesoris berupa spon, yang berfungsi sebagai penutup dan juga serangan hawa dingin pada malam hari. Letakkan spon berada di luar kandang, persisnya menempel pada bagian luar sangkar.

Setelah cara beternak burung lovebird, kamu perlu memasang ring. Salah satu keuntungan jika burung hasil ternakan memakai ring adalah identitas penangkar yang melekat pada burung tersebut. Hal ini menguntungkan peternak karena jika burungtersebut moncer di lomba maka si peternak akan kebanjiran pesanan. Memberi ring pada lovebird merupakan pekerjaan susah susah gampang, karena kaki lovebird saat masih kecil akan berbeda jika dia menginjak usia dua bulanan. Masa ideal pemasangan adalah 2 bulan. Di bawah usia itu ring akan lepas copot, diatas usia itu ring akan susah masuk. Dalam pemasangan ring, perlu diperhatikan dan teknik pemasangan yang benar, agar kaki piyik tidak luka.

Cara beternak burung lovebird setelah pemasangan ring. Cara pemasangannya :

  1. Siapkan handbody atau minyak zaitun yang fungsinya sebagai pelicin dan lap kain untuk menutup muka lovebird, karena saat kesakitan ketika kakinya dimasuki ring biasanya akan menggigit.
  2. Pegang lovebird pakai tangan kiri dengan kepala terhimpit di antara jari tengah dan jari telunjuk.
  3. Bagian kaki yang diolesi handbody atau pelicin.
  4. Masukkan melalui dua jari yang terpanjang, kemudian gerakkan perlahan-lahan. Lantas dua jari yang tersisa ditarik masuk secara perlahan hingga ring dapat masuk.
  5. Jangan takut jari tersebut patah, karena jari-jari lovebird sangat lentur.
  6. Setelah ring masuk ke kaki burung, pijatlah kaki perlahan-lahan dan burung bisa dilepas kembali ke dalam sangkar.

Demikianlah informasi cara beternak burung lovebird, untuk mengetahui jenis-jenis burung peliharaan lainnya bisa dilihat di Home. Untuk informasi berikutnya silahkan lihat di cara menjodohkan burung lovebird.